Kebijakan ini diperkirakan berdampak pada berbagai sektor, terutama transportasi dan pelaku usaha di sekitar sekolah serta perkantoran. Namun di sisi lain, pengeluaran masyarakat untuk transportasi berpotensi berkurang.
Pemerintah memastikan akan terus mengevaluasi kebijakan ini secara berkala agar keseimbangan antara penghematan energi dan kualitas layanan publik tetap terjaga.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah penghematan energi, termasuk dengan mengurangi mobilitas harian masyarakat.
Menurutnya, sektor transportasi masih menjadi penyumbang terbesar dalam konsumsi BBM nasional. Oleh karena itu, pengurangan aktivitas perjalanan melalui kebijakan kerja fleksibel dan pembelajaran jarak jauh dinilai dapat membantu menekan penggunaan bahan bakar.
“Pemerintah terus mencari berbagai cara untuk menghemat konsumsi energi, salah satunya dengan mengurangi mobilitas harian masyarakat melalui penerapan sistem kerja yang lebih fleksibel,” kata Bahlil dalam keterangan di Jakarta.
Pemerintah menilai pengalaman selama masa pandemi sebelumnya menunjukkan bahwa sistem kerja fleksibel dan pembelajaran jarak jauh dapat berjalan dengan dukungan teknologi digital yang memadai.
Oleh karena itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor.
Meski demikian, pelaksanaan kebijakan WFA dan sekolah online akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur digital di masing-masing daerah.
Pemerintah menegaskan bahwa pelayanan publik harus tetap berjalan normal meskipun sebagian pegawai bekerja secara fleksibel. Evaluasi juga akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif sekaligus mampu memberikan dampak nyata terhadap penghematan energi nasional.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap konsumsi BBM nasional dapat lebih terkendali sekaligus menciptakan pola kerja dan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. (**/fajarsulsel)

One comment