NUSANTARAMAILS.COM – Warga Desa Tanjung Tanah Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci, Jambi protes keras atas tindakan Kades berinisial ZK yang menahan uang BUMDes tahun 2023.
Namun, setelah diprotes warga tersebut, Kades langsung buru-buru mengembalikan uang yang ditahannya kepada pengurus BUMDes.
Dugaan penyimpangan yang di lakukan Kades ZK terhadap dana BUMDes tahun 2023 dengan dalih uang pajak, senilai Rp 3 juta.
Baca Juga :
Komitmen Berantas Narkoba, Kurun Empat Bulan Polres Kuansing Tangkap 47 Tersangka
Melansir laman kerincitimes.id, informasi dari sumber yang enggan di sebutkan namanya, menduga pengembalian dana Bumdes Desa Tanjung tanah oleh kades ZK senilai Rp. 3 juta, pada hari Kamis 20 Juli 2023, pukul 16:30 WIB. melalui Bendahara Desa untuk di serahkan kepada ketua Bumdes.
“Ya mendadak, diduga sore hari ini sisa dana bumdes senilai Rp. 3 juta sudah di kembalikan oleh kades melalui bendahara Desa,” tuturnya, Kamis (20/7/23).
Namun, sambungnya, pengembalian dana tersebut diduga sudah di luar laporan bumdes, pasalnya laporan bumdes sudah di persiapkan dari beberapa minggu yang lalu.
“Ya Parah lah, laporan sudah selesai baru di kembalikan, Itu pun menunggu diributkan terlebih dahulu,” tukasnya.
Bukan hanya itu, lanjutnya, lebih parah lagi dana Bumdes untuk awal tahun 2022 belum di cairkan sampai sekarang.
“Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk tetap menindak lanjuti persoalan ini, karena diduga masih ada dana Bumdes awal tahun 2022 yang belum dicairkan sampai sekarang atau masuk kantong para penguasa,” tuturnya.
Jangan Lewatkan :
Eeee…Chat Mesra Pak Camat dengan Ibu Bhayangkari Ini Mendadak Viral Di Media Sosial
“Dengan tingkah laku Kades dalam pengembalian dana Bumdes secara tergesa-gesa kami menduga kuat masih banyak persoalan yang ditutupi di Desa Tanjung Tanah,” tutupnya.
Sementara itu saat di konfirmasi, Kades Tanjung Tanah ZK, Kamis 20 Juli 2023, sebelum di kembalikannya dana bumdes, membenarkan adanya Penahanan dana Bumdes senilai Rp 3 juta.
“Ya benar untuk sisa dana bumdes, Rp 3 juta kami tahan,” tukasnya dengan nada yang tinggi, sembari tidak terima adanya laporan dari warga dikutip kerincitimes.id.
Penahanan dana tersebut, lanjutnya, akan di pergunakannya sebagai pembayaran pajak didalam pembelian peralatan Bumdes.
“Untuk dana tersebut kami tahan, seandainya ada pajak dalam perbelanjaan dana bumdes, siapa yang mau membayar mau orang itu yang membayar,” tuturnya.
Menarik :
Selain Sibuk Layani Warga, Pak Kades Ini Juga Sibuk W1k-W1k Dengan Istri Orang
Warga masih menaruh curiga terhadap Kades. Ada dugaa masih banyak hal yang disembunyikan oleh Kades terkait pengelolaan anggaran desa.(yti)

2 comments