NUSANTARAMAILS.COM – Sejak 25 Agustus 2025 laman media sosial facebook, X (twitter, red), thread, instagram maupun Whatsapp Group (WAG) diramaikan dengan vidio maupun narasa yang berkaitan dengan aksi demonstrasi di berbagai daerah.
Aksi demonstrasi yang semula menyuarakan bubarkan DPR, kini mulai melebar dengan tuntutan lain. Mulai dari desakan agar Kapolri mundur, bubarkan Kementerian HAM, batalkan kenaikan gaji DPR, batalkan kenaikkan pajak.
Teranyar, aksi demonstran meluas kearah institusi Polri. Pasalnya, insiden tewasnya driver Ojek Online (Ojol) dilindas Kendaraan Taktis (Rantis) Barracuda Brimob menjadi titik balik semakin kuatnya tuntutan evaluasi menyeluruh di tubuh Polri.
Aksi solidaritas Ojol, buruh, mahasiswa dan pelajar terjadi mana-mana. Demonstran menuntut pemerintah untuk bertindak cepat memenuhi aspirasi rakyat yang disuarakan dijalanan.
Baca Juga :
Beberapa aksi di daerah maupun di ibu kota negara terjadi kericuhan. Bentrok fisik antara aparat kepolisian dan pendemo tak terhindarkan.
Flatform media sosial di Indonesia setiap hari ramai menayangkan vidio jalannya aksi demonstrasi. Bahkan, vidio-vidio bentrok antara aparat dengan demonstran berseliweran di media sosial.
“Kita doakan agar aksi demonstrasi ini lebih tertib, aman, kondusif. Tidak ada lagi bentrok sehingga tidak ada korban. Masyarakat berharap semua pihak dapat segera mengakhiri dengan kepala dingin agar situasi tetap aman dan tentram,” ucap salah satu akun facebook.(yti)

One comment