KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Beredarnya isu penggelembungan suara di wilayah Kecamatan Muara Sahung disikapi cepat semua pihak. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaur langsung memonitoring pelaksanaan pleno rekapitulasi perolehan suara di Kecamatan Muara Sahung.
Selain Bawaslu, Partai Gerindra juga ikut turun gunung memantau pleno di Kecamatan Muara Sahung. Pasalnya, Partai Gerindra memiliki peluang menduduki kursi ke-9 di Daerah Pemilihan (Dapil) 1.
Isu berkembang, ada upaya untuk memanipulasi perolehan suara di Kecamatan Muara Sahung. Sehingga, mempengaruhi perebutan kursi ke-9 di Dapil 1.
Baca Juga :
Kordiv HPPH Bawaslu Kaur, Titi Firda Kusni, SH.I mengatakan, Bawaslu belum mendapat informasi tersebut. Namun, informasi ini langsung ditindaklanjuti dengan memonitoring langsung ke Kecamatan Muara Sahung.
“Kita sudah berada di PPK Muara Sahung untuk memastikan tidak ada pelanggaran penggelembungan suara. Selain Kordiv HPPH, Korsek dan staf juga diturunkan ke PPK memantau pleno di Muara Sahung,” ujar Titi Firda Kusni.
Pengawasan pleno rekapitulasi suara di PPK akan terus diperketat. Isu ini akan menjadi atensi Bawaslu untuk mengecek seluruh PPK di Kabupaten Kaur.
Sementara itu, Partai Gerindra juga langsung menurunkan tim di Kecamatan Muara Sahung untuk mengantisipasi adanya upaya kecurangan menggelembungkan salah satu calon.
Hasil penghitungan cepat, Partai Gerindra diprediksi akan mendapat dua kursi. Kursi kedua berada di zona rawan yakni kursi nomor 9.(yti)

One comment