KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Rasa simpati dan empati terhadap korban tindak kekerasan seksual terus mengalir dari berbagai pihak. Perhatian tidak hanya tertuju pada proses hukum terhadap pelaku, tetapi juga pada pemulihan kondisi psikologis korban yang dinilai sangat krusial untuk masa depannya.
Kasus pemerkosaan yang terjadi di Kabupaten Kaur, khususnya yang menimpa anak di bawah umur, meninggalkan trauma mendalam yang tidak bisa disembuhkan dalam waktu singkat.
Oleh karena itu, pendampingan psikologis menjadi langkah utama yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Para ahli menilai, tanpa penanganan yang tepat, korban berisiko mengalami gangguan mental, kehilangan kepercayaan diri, hingga kesulitan bersosialisasi.
Baca Juga :
Fakta Terungkap! Kajari Karo Akui Salah Tulis dalam Kasus Amsal Sitepu
Martina Sulistyawati wakik ketua bidang bencana, kesehatan anak dan perempuan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bengkulu menyampaikan bahwa korban membutuhkan lingkungan yang aman, dukungan keluarga, serta akses terhadap layanan konseling profesional.
“Pemulihan bukan hanya soal menyembuhkan luka batin, tetapi juga mengembalikan semangat hidup korban agar mereka tetap bisa meraih masa depan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap korban. Dukungan moral dan sosial sangat diperlukan agar korban tidak merasa dikucilkan. Justru, sikap terbuka dan penuh empati akan membantu proses penyembuhan menjadi lebih cepat.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memperkuat layanan perlindungan perempuan dan anak, termasuk menyediakan tenaga psikolog, rumah aman, serta program rehabilitasi yang menyeluruh.
Hal ini penting agar korban mendapatkan haknya untuk pulih dan tumbuh kembali dengan rasa percaya diri.
Dengan dukungan semua pihak, korban diharapkan mampu bangkit dari trauma, memperkuat mental, dan kembali menatap masa depan dengan harapan baru.
Peristiwa kelam yang dialami tidak seharusnya menjadi akhir dari perjalanan hidup mereka, melainkan titik awal untuk bangkit lebih kuat.(yti)

2 comments