JAKARTA || NUSANTARAMAILS.COM – Insiden mengerikan terjadi pada Kamis (28/8/2025) sekira pukul 19.40 WIB dikawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat (Jakpus).
Seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) tewas dilindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob jenis Barracuda saat suasana kericuhan pasca demonstrasi di DPR RI.
Atas insiden ini memicu kemarahan demonstran dan para Ojol lainnya. Kemudian, demonstran mengejar Rantis Barracuda tersebut.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Kapolda menyatakan duka mendalam dan memastikannya akan menindak tegas anggota yang bersalah.
Ia juga memastikan penanganan akan dilakukan secara transparan melalui Divisi Propam. Penanganan akan dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur.
Baca Juga :
Disisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban serta komunitas ojol, menyerukan penanganan transparan, dan memerintahkan Divisi Propam untuk menyelidiki insiden secara menyeluruh.
Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, mengonfirmasi bahwa tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis tersebut telah diamankan dan sedang diperiksa di bawah pengawasan Propam Mabes Polri bersama Propam Brimob Polda Metro Jaya.
Identitas tujuh anggota tersebut, berdasarkan pernyataan resmi, meliputi: Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D. Kini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Kwitang.
Kapolri juga menyempatkan diri mendatangi RSCM Jakarta untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban dan memastikan seluruh kebutuhan pemakaman serta dukungan lainnya ditangani pihak kepolisian.
Kapolri meminta maaf, memerintahkan Propam menyelidiki, memberikan dukungan ke keluarga korban. Propam Polri Mengamankan dan memeriksa 7 anggota Brimob yang terlibat.
Insiden ini viral di berbagai platform media sosial. Aksi demonstrasi di DPR RI terus bergulir.(**)

One comment