KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Pasca mencuatnya kasus oplos pertalite ke pertamax oleh pertamina mencuat, nasib usaha pertashop kian diujung tanduk. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat pengguna BBM yang mulai enggan mengisi bahan bakar jenis pertamax.
Dampaknya, pertashop sepi pengunjung bahkan nyaris tak ada kendaraan yang mau mengisi pertamax. Nasib pertashop sejak kasus oplos BBM ini mencuat semakin memburuk.
Padahal, sebelum kasus oplos BBM mencuat, pertashop juga berjuang melawan mati suri karena kalah saing dengan pertalite eceran. Kini dengan adanya kasus oplosan ini membuat pengguna BBM kian enggan menggunakan jenis pertamax.
Baca Juga :
Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD Kaur Tambah Tiga Dokter Specialis
“Usaha pertashop di Kabupaten Kaur terancam tutup. Hingga saat ini sudah banyak pertashop yang tidak lagi beroperasi karena sepinya pengisian BBM oleh masyarakat,” ujar Nusdiarman (54), Sabtu (8/3/2025).
Dari sekian banyak pertashop, kini hanya beberapa saja yang masih buka operasionalnya. sedangkan, lainnya sudah tutup tidak lagi beroperasi.
Namun, sejak adanya kasus oplosan ini masyarakat yang tidak mau antri pertalite panjang di SPBU lebih memilih beli pertalite eceran di luar SPBU.(yti)

Leave a comment