KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Peredaran uang palsu patut diwaspadai. Beberapa kasus uang palsu dialami oleh masyarakat di Provinsi Bengkulu. Sasaran pelaku uang palsu rata-rata pedagang kecil dan usia lanjut di pasar-pasar tradisional.
Kewaspadaan harus ditingkatkan agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu dengan berbagai macam modus operandi. Mulai dari pura-pura tukar uang kecil, belanja hingga menyelipkan uang untuk bayar barang yang dibeli.
Pelaku uang palsu bisa saja berada di sekitar atau lingkungan temlat tinggal. Untuk itu, mengenali uang asli patut ditingkatkan agar dapat membedakan antara uang palsu dengan yang asli.
Selain itu, tidak ragu dalam melaporkan ke aparat hukum jika menjadi korban peredaran atau mengetahui pelaku uang palsu agar ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku.
“Pelaku memanfaatkan situasi keramaian di pasar untuk menggunakan uang palsu. Selain itu, pura-pura belanja ke pedagang yang sudah tua, mereka menunggu uang pengembalian belanja,” ungkap Suryadi (46) warga Kecamatan Maje, Sabtu (22/11/2025.
Peredaran uang palsu sangat rapi sehingga cukup sulit untuk membongkar sindikatnya. Warung kecil juga sangat rentan menjadi sasaran peredaran uang palsu tersebut.(yti)

Leave a comment