Skip to content

Waduh Pak Kepala Sekolah Nekat Cabuli Siswi di Ruang Kerjanya, Bahkan Berulang Kali

Ilustrasi Pelecehan - Foto Kolase
Ilustrasi Pelecehan - Foto Kolase

Meskipun menyayangkan peristiwa pelecehan terhadap siswi SMA tersebut, Masan belum berani bereaksi banyak.

Masan berserta jajarannya akan terus mendalami informasi yang beredar di masyarakat Flores Timur.

 

“Kami dalami dulu informasi terkait dugaan ini, ya.”

“Sementara kami belum bisa berikan komentar yang diekspos ke media,” kata Masan.

 

Ke depan PGRI Flores Timur akan mengambil langkah tegas terkait kasus ini jika terbukti benar.

 

“Jika ada laporan atau pengakuan, kami akan berkomunikasi dengan Dewan Kehormatan PGRI untuk melakukan penanganan internal dan memberikan sangsi organisasi,” tuturnya.

 

Menurut kabar yang beredar pelaku pelecehan yakni NE sudah mengakui kesalahanya.

“Beliau sendiri sudah menyatakan dalam forum bahwa dia bersalah,”

“Sehingga dia memberi kepercayaan kepada kami, termasuk saya untuk datang ke sana (rumah korban),” ungkapnya.

Masih Suka Pakai Pakaian Ketat? ini 7 Dampak Buruk Bagi Tubuhmu

Kini NE pun dikabarkan dimaafkan oleh kedua orangtua korban.

Namun kasus ini kembali dipersolakan kerabatnya lantaran kasus ini tidak dibuka seterang-terangnya.

 

 

Reaksi Kerabat Korban

 

Meski ayah dan ibu korban sudah memaafkan oknum kepala sekolah tersebut, MMH kini masih mempersalahkan.

Ayah dan ibunya sempat memaafkan meski tanpa kehadiran pelaku.

 

Namun beberapa saat berselang, tanta kandung korban berinisial MMH tak terima karena guru-guru itu tak menjelaskan fakta yang sebenarnya.

 

“Mereka datang ke rumah tapi hanya sampaikan bahwa kepsek ganggu lewat inbox, tidak jelaskan secara jelas kalau dia (kepsek) telah berbuat asusila,” ungkapnya.

 

Meski ayah dan ibu korban sudah memaafkan oknum kepala sekolah tersebut, MMH kini masih mempersalahkan.

 

Ayah dan ibunya sempat memaafkan meski tanpa kehadiran pelaku.

Namun beberapa saat berselang, tanta kandung korban berinisial MMH tak terima karena guru-guru itu tak menjelaskan fakta yang sebenarnya.

 

“Mereka datang ke rumah tapi hanya sampaikan bahwa kepsek ganggu lewat inbox, tidak jelaskan secara jelas kalau dia (kepsek) telah berbuat asusila,” ungkapnya.

Tren Orgasme Terbaru di Kalangan Wanita, Apa itu? Berikut Bahayanya

Sementara pengakuan salah seorang guru berinisial IIG, pimpinannya telah mengakui kesalahannya.

Pengakuan itu disampaikan dalam forum brifing bersama semua guru sekolah.

 

“Beliau sendiri sudah menyatakan dalam forum bahwa dia bersalah, sehingga dia memberi kepercayaan kepada kami, termasuk saya untuk datang ke sana (rumah korban),” ungkapnya.

One comment

Tinggalkan Balasan