Skip to content

Viral TikTok! Pria Diduga Ketua RW 6 Balas Klumprik Tidak Mau Tandatangani Pemberkasan, Begini Klarifikasi Camat Wiyung

Video viral tangkapan screenshot akun TikTok @Budi Nettral pria diduga Ketua RW 6 Balas Klumprik tidak mau menandatangani pemberkasan. (Dok/nusantaramails.com)

SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Seorang wanita dalam akun TikTok @Budi Nettral menyuruhnya seorang pria diduga Ketua RW 6 wilayah Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya yang dipersoalkan tidak mau tanda tangan pemberkasan.

Pada caption akun TikTok atas nama Budi Nettral itu tertulis Carut Marut Ketua RW 6 Balas Klumprik Ketika Istrinya Dominan Campur Tangan.

Ketika Seorang Ketua RW 6 Pondok Maritim Indah (PMI) menggunakan senjata menghambat pelayanan karena tidak enak hati kepada seorang ibu yang sudah sepuh ini.

Kemudian, caption itu juga tertulis Sontak putra putrinya menyusul datang. Seorang anak mana yang melihat ibunya di buat mainan oleh orang yang sok kuasa lalu berdiam diri. Cara seperti ini sudah jadi rahasia umum “Catatan Panjang Nyusul”.

Postingan sejak 1 hari lalu mendapatkan 654 komentar dan 3.574 like (tanda love) dari warga TikTok serta menanyakan tentang persoalan tanda tangan tersebut. @parsonoparsono01 tanda tangan opo mbak?.

Lalu akun TikTok @Budi Nettral menyebut, bapak ibunya mbaknya adalah seorang modin yang sempat beberapa hari tidak ada kecocokan dengan istri Ketua RW, ketika pak modin butuh tanda tangan laporan bulanan Ketua RW terjadi penghambatan.

Baca Juga : 

Minyak Pembesar Payudara Tambah Montok dan Kenyal

Selanjutnya, disampaikan akun TikTok Dhani_F bahwa langsung ke Kelurahan, nanti pak Lurah yang mediasi. Seperti itu biasanya kalau di wilayah kerja saya. Kemudian, pemilik akun TikTok @Budi Nettral membalasnya, Lurah dan Camat sudah berkali-kali gak mempan, maunya dengan viral.

Penyampaian wanita pada akun TikTok @Budi Nettral menyebut, kalau tidak mau menandatangani maka akan melaporkan dan memvideokan.

“Tanda tangan dulu pak, ini kalau nggak mau tanda tangan saya laporkan ya, saya video oke,” ucap seorang wanita dalam akun TikTok @Budi Nettral.

“Saya video, saya video, saya video ya. Ini ya. Nggak mau tanda tangan, malah bikin keributan, malah bikin keributan yang istrinya RW,” sebutnya lagi sembari memvideokan kejadian tersebut.

Terpisah, dikonfirmasi terkait kejadian beredar di media sosial (medsos) TikTok atas nama akun @Budi Nettral, Camat Wiyung Kota Surabaya, Budiono mengatakan permasalahan itu karena berawal minta tanda tangan adalah, suami istri menjadi modin. Nah, untuk modin setiap kegiatan aktivitas meminta tanda tangan oleh Ketua RW 6 Balas Klumprik.

Selama ini, lanjutnya, yang meminta tanda tangan mesti di titipkan sama yang laki suaminya itu. “Setelah itu, ibarat seharusnya dari Pak Ketua RW 6 ingin mengajak berbincang-bincang si modin istrinya kok tidak pernah ke sini. Dengan pertanyaan seperti itulah suami yang juga modin merasa tersinggung,” kata Camat Budiono dalam klasifikasi saat dihubungi nusantaramails.com.

“Oleh Ketua RW 6 mempermasalahkan tidak, akhirnya muncul masalah itu dengan mengajak anak si modin istrinya. Mau tanda tangan tidak, kalau nggak mau tanda tangan di viralkan begitu. Padahal, sudah di tanda tangani sama Ketua RW 6 itu. Intinya, kepingin komunikasi saja,” sambung Budiono menceritakan.

Lebih lanjut Budiono kembali menyampaikan, bahwa persoalannya sudah clear dan di tandatangani sama Ketua RW 6.

“Itu kalau tidak salah Ketua RW 6 namanya bapak Sugiyono. Jadi, sekali lagi Pak Ketua RW 6 ingin menanyakan, hanya sebatas komunikasi saja. Intinya, itu miskomunikasi,” imbuhnya. (mnf/yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan