“Ya, kami merasa galau karena ada pemotongan. Jumlahnya bervariasi tidak sama. Meskipun, kami sebagai guru tetap bersyukur atas cairnya sertifikasi ini,” ungkap salah seorang guru yang enggan disebut identitasnya, Kamis (28/7/2023).
Ia mengatakan, tunjangan sertifikasi ini adalah hak guru dan memang sudah dianggarkan pemerintah. Kemudian, besarannya juga sudah ditetapkan.
Namun, entah kenapa ada pemotongan tanpa konfirmasi lebih awal sebelum dicairkan. Jika saja, jelas dan transparan mungkin guru akan lebih ikhlas.
Jangan Lewatkan :
“Harusnya ada konfirmasi terkait pemotongan sertifikasi guru. Meskipun ada rasa galau, kami tetap bersyukur atas rezeki yang diterima,” paparnya.(yti)

Leave a comment