KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Tim Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Kaur yang terdiri tiga unsur yakni, Bawaslu, Polres dan Kejari Kaur melakukan klarifikasi terhadap terlapor dan pelapor dugaan black campaign dan ujaran kebencian.
Tim Gakkumdu melakukan wawancara langsung terhadap pelapor serta saksi dugaan black campaign dan ujaran kebencian. Sementara, terlapor diklarifikasi melalui zoom meeting di Bawaslu Provinsi Bengkulu.
Klarifikasi ini penting dilakukan guna menjadi bahan kajian lebih lanjut apakah ditemukan adanya unsur tindak pidana pemilihan kepala daerah atau masuk ke tindak pidana umum.
Hasil kajian ini nanti akan menentukan arah proses hukum lebih lanjut. Jika unsur pidana pemilihannya terpenuhi maka akan naik ke penyidikan oleh Gakkumdu.
Atau jika masuk dalam unsur tindak pidana umum maka akan direkomendasikan ke instansi yang berwenang. Dalam klarifikasi ini, terlapor menyatakan bahwa suara yang ada dalam audio visual chatting Whatsapp tersebut adalah suara dirinya.
Baca Juga :
Cara Jitu dan Elegan Menghadapi Orang Ketiga dalam Hubungan Rumah Tangga
Kemudian, ia menyampaikan bahwa sudah bertemu dengan salah seorang orang dekat Calon Bupati (Cabup) Kaur dan menyampaikan permohonan maaf secara lisan. Namun, ia menolak menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui pesan suara atau rekaman.
Dugaan black campaign dan ujaran kebencian ini dilaporkan oleh Frank ke Bawaslu Kaur. Dalam laporannya, terlapor melampirkan alat bukti berupa salinan pesan suara terlapor yang mana dalam pesan suara tersebut ada unsur black campaign.
Menurut pemahaman pelapor, terlapor mengumbar black campaign serta ujaran kebencian. Dimana terlapor menyebut nama Cabup nomor urut dengana kata binatang.
Kemudian, terlapor juga membandingkan Cabup lain yang lebih bagus menurut dirinya. Sehingga, mempengaruhi orang lain untuk ikut membenci atau menilai apa yang dikatakannya adalah benar.
“Kami akan terus mengawal proses awal tindaklanjut laporan ini. Harapan kami, Gakkumdu dapat menyimpulkan sesuai fakta yang terjadi,” ungkap Frank.
Lihat Juga :
PUISI Untuk Calon: Andai Gagal Terpilih VS Bupatiku Andai Berhasil Terpilih
(yti)

Leave a comment