Skip to content

Tim Alfa-29 Tonggak Sejarah Keberhasilan Ops Tinambola 2016 Dalam Penanggulangan Terorisme

NUSANTARAMAILS.COM – Keberhasilan Tim Alfa-29 dalam menjalankan misi Ops Tinambola 2016 silam menjadi tonggak sejarah dalam penanggulangan terorisme di Indonsia khususnya di wilayah Poso.

Puncak keberhasilan operasi ini terjadi pada 18 Juli 2016, ketika pemimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Santoso, berhasil dilumpuhkan dalam sebuah baku tembak yang intens.

Aksi heroik tersebut dilakukan oleh Tim Alfa 29, yang identitasnya kemudian dikonfirmasi oleh Kapolda Sulawesi Tengah saat itu, Brigjen (Pol) Rudy Sufahriadi, sebagai prajurit-prajurit andal dari Batalyon 515 Kostrad Jember.

Kehadiran dan peran strategis TNI dalam operasi ini menegaskan sinergi luar biasa antara TNI dan Polri dalam menghadapi ancaman keamanan domestik.

Baca Juga : 

Bawa Misi BUMI, Ini Harapan Kapolres Kaur Polda Bengkulu

Baku tembak yang terjadi di pegunungan Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, tidak hanya menewaskan Santoso, tetapi juga Basri, serta berhasil mengamankan satu pucuk senjata M-16.

Rudy Sufahriadi memuji kerjasama lintas institusi ini, menyebutnya sebagai operasi penanggulangan terorisme pertama yang memberikan hasil yang sangat baik, sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam menjaga kedaulatan dari ancaman ekstremisme.

Operasi ini menjadi studi kasus penting mengenai efektivitas kolaborasi keamanan di medan sulit.

Operasi Tibambola 2016 yang melibatkan TNI dari Batalyon 515 Kostrad Jember ini membuktikan bahwa ancaman terorisme ekstrem mampu diatasi dengan baik dan tepat.(**/yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan