KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Virus ganas yang menyerang hewan ternak beberapa pekan terakhir masih menyisahkan rasa khawatir bagi para peternak. Pasalnya, ancaman virus yang mematikan ini membuat peternak kelimpungan mencari solusi untuk mengatasinya.
Sangat jarang peternak mampu mengatasi hewan peliharaan tewas mendadak akibat serangan virus yang hingga kini belum diketahui jenis penyakitnya.
Virus ganas menyerang hewan peliharaan jenis kerbau ini belum teratasi. Meskipun sudah dilakukan upaya menyuntik antibiotik ke tubuh hewan ternak namun tidak dapat menyelamatkan kerbau.
Baca Juga :
Didukung Mahasiswa BJB, Gusril Pausi Siap Berkomitmen Kembangkan Generasi Z
Peternak berharap ada uji laboratorium guna mengetahui jenis penyakit dan obat yang dapat mengatasinya. Akibat serangan virus ganas ini, peternak mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
“Ada keraguan peternak terkait virus mematikan tersebut. Peternak menduga ada jenis racun yang bisa saja sengaja ditebar. Mengingat, kerbau yang terserang virus ini saat dijual ke toke daging hanya dihargai Rp 900 ribu perekor,” ungkap Seldianto (42) peternak kerbau.
Banyak kemungkinan yang terjadi, sebab tidak semua wilayah yang terserang penyakit mematikan seperti ini. Di desa tetangga tidak ada sama sekali kerbau yang terserang virus tersebut.
“Kami berharap ada uji laboratorium untuk mengetahui jenis penyakit kerbau yang menyerang. Kalau memang itu virus tentunya dapat diambil langkah agar tidak meluas ke daerah lain,” paparnya.(yti)

One comment