KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Anggota Polsek Muara Sahung Polres Kaur Polda Bengkulu bantu masyarakat evakuasi korban tewas tertimpa pohon saat tidur dilokasi penggalian emas, Senin (3/6/2024) dini hari sekira pukul 00.35 WIB.
Peristiwa tragis tersebut terjadi saat pekerja tertidur pulas di camp lokasi penggalian emas. Kondisi cuaca buruk, hujan deras menyebabkan pohon tumbang dan menimpa camp tempat pekerja tidur.
Satu korban tewas akibat tertimpa pohon, rekan korban meminta bantuan kepada warga untuk proses evakuasi. Kejadian tersebut sontak membuat warga heboh dan berduyun-duyun menuju lokasi.
Baca Juga :
Pekerjaan 60 Persen Rampung, Kecamatan Monev di Desa Tanjung Bulan
Polsek Muara Sahung yang mendapat informasi ikut ke lokasi membantu evakuasi korban. Beratnya Medan perjalanan membuat evakuasi berjalan dramatis.
Anggota Polsek Muara Sahung menandu korban untuk dievakuasi ke rumah duka dengan berjalan kaki menuju jalan raya. Perjalan kaki selama 5 jam naik turun perbukitan dan licinnya jalan membuat polisi dan warga harus bergantian menandu korban.
Lokasi camp penggalian emas berada di Desa Persiapan Air Nunung Kecamatan Muara Sahung. Korban diketahui bernama Reswadi (40) warga Desa Bukit Makmur.
Diketahui, korban tewas akibat tertimpa pohon tepat dibagian lehernya. Sementara, ketiga rekan korban hanya tersabar ranting sehingga selamat dari ancaman bahaya.
Ketiga rekan korban berusaha mencari signal handphone guna memberi kabar keluarga korban. Tepat pukul 02.30 WIB, baru mendapat sinyal untuk meminta pertolongan.
Keluarga, warga dan kepolisian maupun TNI berjalan kaki lima jam untuk mencapai lokasi penggalian emas menyusuri tebing dan jalan setapak.
Setiba di jalan raya, jasad korban dibawa menggunakan mobil ambulance dan dibawa ke Puskesmas Muara Sahung untuk dilakukan pemeriksaan medis. Kemudian, jasad korban diantar ke rumah duka di Desa Bukit Makmur.
“Ya, ada korban tewas tertimpa pohon di kawasan Desa Persiapan Air Nunung. Evakuasi berjalan lambat karena Medan yang ditempuh sangat berat. Butuh waktu lima jam berjalan kaki untuk tiba di lokasi kejadian,” ujar Kapolres Kaur, AKBP Eko Budiman, S. IK, M. IK, M. Si melalui Kapolsek Muara Sahung, Iptu Johanis Perangin Angin, SH.(yti)

One comment