SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Demi mencegah terjadi maladministrasi pungutan kependudukan dan lainnya di lingkungan Kecamatan Wiyung dan jajaran Kelurahan Kota Surabaya pihaknya melarang semua staf pegawai dan karyawan menerima pungutan dalam bentuk apapun.
“Intinya, kami sudah lakukan antisipasi. Tidak ingin sampai terjadi adanya maladministrasi pungutan di wilayah kami,” ungkap Camat Wiyung Kota Surabaya Budiono diwawancarai nusantaramails.com, Kamis (27/6).
“Kami pun menekankan jangan sampai ada yang namanya maladministrasi pungutan biaya. Ini berlakukan mulai tingkat Kelurahan sampai perangkat Ketua RT/RW,” tambah Budiono.
Kata dia, ibaratnya ketika rekan-rekan Kelurahan dan perangkat Ketua RT/RW masih ingin mempertahankan jabatan jangan melakukan pungutan.
“Lakukan dengan amanah saat menjalankan tugas untuk melayani masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Wiyung sekitarnya,” tegasnya.
Baca Juga :
Cantik Kamu Harus Tau! Pikat Hati Lelaki, Rahasia Pesona dari Balik Kerudung
Tak cukup itu, pihaknya menyebut, pimpinan Wali Kota Surabaya Pak Eri Cahyadi juga mengintruksikan segala macam pengurusan administrasi kependudukan dan lainnya supaya tidak sama sekali di kenakan biaya.
Terkecuali, lanjut Budiono, kalau memang ada biaya administrasi tercantum sesuai aturan retribusi, maka sampaikan warga atau masyarakat dengan secara jelas dan humanis.
“Sekali lagi, saya selalu ingatkan rekan-rekan jajaran Lurah. Jangan sampai punya keinginan memungut sekecil nilai rupiahnya demi keuntungan pribadi,” pesan dia.
Budiono juga mengingatkan supaya staf pegawai beserta karyawan Kecamatan maupun Kelurahan agar tidak main-main dalam persoalan pertahanan memungut biaya.
“Selalu kami ingatkan. Ayo hati-hati dalam melayani pengurusan administrasi kependudukan, pertahanan hingga lainnya. Sebab kami tidak memungut biaya sama sekali,” imbuhnya.
Saat ada masyarakat mengurus pertahanan, Budiono mengaku, untuk biayanya nol rupiah. Jika misalnya ada pembayaran, itu sesuai aturan supaya untuk diarahkan membayarnya ke Bank.
“Jadi, pelayanan kita nol rupiah. Gratis tanpa biaya,” pungkasnya. (mnf/yti)

Leave a comment