JAKARTA || NUSANTARAMAILS.COM – Usai menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di KPK, Kongres Milenial Indonesia (KMI) kembali menggeruduk Kejagung.
Aksi ini merespon dugaan skema “uang keamanan” lintas dinas yabg terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.
Unras jilid II KMI ini menggeruduk Kantor Kejagung. Massa menyuarakan agar dilakukan penyelidikan dugaan pidana korupsi di Kabupaten Madina.
KMI menilai ada pungutan uang keamanan di Kabupaten Madina yang mencapai Rp 500 juta tergantung klasifikasi OPD.
Dalam orasinya, KMI menduga keterlibatan pejabat yang mengkoordinir pungutan uang pengamanan tersebut.
Menurut KMI, dugaan ini berawal dari laporan masyarakat dan hasil investigasi dilapangan.
Untuk itu, pengusutan oleh aparat perlu dilakukan guna membuka tabir yang lebih jelas dan terbuka.
“Ini bukan isu kecil, ada dugaan skema yang sistematis dalam prakteknya,” ujar koordinator aksi, Syahrul Rambe.(**)

One comment