KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Simulasi Sispam Kota oleh Polres Kaur Polda Bengkulu kembali digelar di halaman Kantor KPU Kaur, Senin (16/10/2023) pukul 09.00 WIB.
Simulasi Sispam Kota ini dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu serentak 2024. Dengan simulasi ini dapat diketahui kondisi, jumlah personel maupun langkah pengamanan sesuai skenario.
Simulasi Sispam Kota ini dipimpin Kapolres Kaur AKBP Eko Budiman, S. IK, M. IK, M. Si dan dihadiri oleh Forkopimda, sekretariat dan komisioner KPU Kaur.

Dalam simulasi ini, Polres Kaur melibatkan komponen, negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjut, Raimas, tim penanggulangan anarkis, bullsheet, tim tindak,tim medis, tim pemadam api serta kameramen.
Simulasi Sispam Kota ini juga menurunkan Armada Water Canon (AWC) Sat Samapta, R4 penerangan Sat Samapta, R4 patroli Lantas, R4 Sat Reskrim serta R2 Raimas Polres Kaur.
Baca Juga :
SMSI Teken Ikrar Pencegahan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di Bengkulu
Diawali dengan apel pasukan, kemudian dilanjutkan arahan Kapolres Kaur dan latihan simulasi Sispam Kota. Pemilu serentak tahun 2024 ada dua agenda yakni pemilihan anggota legislatif dan presiden.
Kemudian, dilanjutkan dengan pemilihan kepala daerah yanh juga akan digelar pada bulan November. Sispam Kota dilakukan guna menyamakan visi misi pengamanan terhadap adanya kemungkinan buruk massa.
“Perlu diketahui, dinamika politik terus berkembang dan cenderung memanas. Situasi ini akan berpengaruh pada Kamtibmas. Polri akan terus melakukan langkah-langkah antisipasif. Latihan maupun patroli lebih ditingkatkan lagi,” ujar Kapolres Kaur, AKBP Eko Budiman, S. IK, M. IK, M. Si disampaikan Kasie Humas, AKP Jhoni Silaen dalam siaran persnya.
Simulasi Sispam Kota ini bertujuan untuk mengetahui jumlah personel yang dibutuhkan dalam menghadapi situasi yang kontijensi.
Selain itu, simulasi ini juga untuk mengetahui kesiapan personel yang melaksanakan tugas pengamanan serta untuk menumbuhkan rasa percaya diri personel yang bertugas dilapangan.
“Personel yang mengemban tugas diberikan tanggungjawab sesuai tugas pokok dan fungsinya,” paparnya.
Simulasi Sispam Kota ini digambarkan aksi massa yang berbuat anarkis. Emosi massa tak terbendung dan melakukan pembakaran ban bekas serta aset milik pemerintah.
Menghadapi situasi ini, Raimas dan Dalmas yang disiagakan melakukan upaya mengurai massa. Water Canon disemprotkan kearah massa serta kendaraan Raimas memukul mundur massa yang anarkis.(yti)

One comment