REJANG LEBONG || NUSANTARAMAILS.COM – Dalam pengelolaan administrasi desa, Sekretaris Desa (Sekdes) dituntut untuk lebih memahami dan menguasai. Sekdes harus lebih paham ketimbang Kades.
Hal ini diungkap Inspektorat Daerah Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Diungkap Inspektorat daerah pada acara Bimbingan Tekhnis (Bimtek) peningkatan kompetensi Sekdes.
Melansir laman curupekspres.com, Inspektur pada Inspektorat Daerah Rejang Lebong, Gusti Maria, SH, MM mengatakan, bahwa jabatan Sekdes dalam struktur Pemerintahan Desa (Pemdes) harus memiliki tingkat pemahaman pengelolaan administrasi desa jauh lebih paham dari Kades.
“Tujuan dari kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan dan menciptakan sekdes yang profesional, karena mereka ini adalah sebagai ujung tombak administrasi desa, jadi mereka harus lebih paham dari kades itu sendiri,” jelasnya dikutip curupekspres.com.
Baca Juga :
ASTAGHFIRULLAH! Suami Jual Istri di Aplikasi Kencan, Pasang Tarif Rp 900 Ribu Sekali Service
Selanjutnya, kata dia, dalam Bimtek ini juga ingin memberikan manfaat bagi sekdes dalam peningkatan pengetahuan (knowledge), ketrampilan (skill) dan kemampuan (ability), sikap /tingkah laku (attitude).
Lalu memberikan pemahaman yang sama bagi Sekdes dalam pertanggungjawaban desa sesuai aturan yang berlaku.
“Para peserta mampu menjelaskan tentang hal-hal yang berkaitan dengan tupoksi sekdes dalam penyelenggaraan pemerintahan desa,” ujarnya.
Selain itu, peserta juga harus dapat mengetahui peranan pemerintahan desa dalam pengelolaan keuangan desa guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa dan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi oleh pemerintahan desa serta upaya yang ditempuh untuk mengatasinya.
“Selain Sekdes juga sebelumnya kita pernah Bimtek bagi bendahara desa,” ucapnya.
Sasaran yang akan dicapai dalam kegiatan ini adalah agar nantinya setiap desa dalam Kabupaten Rejang Lebong, dapat melaksanakan pengelolaan dan pertanggungjawaban APBDes mulai dari perencanaan sampai pelaporan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Menarik :
Dalam kenyataan realita di Pemdes hampir disemua wilayah masih banyak ditemukan Sekdes yang tidak memahami tata kelola administrasi desa.
Bahkan, Sekdes lebih cenderung masa bodoh dengan urusan desa. Sehingga, semua bertumpuh pada Kades sendiri.(yti/curupekspres)

One comment