Skip to content

Sejarah Singkat Kabupaten Kaur

Gambar logo Kabupaten Kaur.(sumber foto: wikipedia.org)

NUSANTARAMAILS.COM – Melansir dari laman wikipedia.org (https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kaur), sejarah singkat Kabupaten Kaur yang patut diketahui oleh masyarakat. Mungkin artikel ini akan menambah pengetahuan masyarakat tentang sejarah Kabupaten Kaur.

Kaur adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia. Ibu kotanya terletak di wilayah Bintuhan. Kabupaten ini terletak sekitar 252 km ke arah selatan dari Kota Bengkulu. Kabupaten Kaur memiliki luas wilayah sebesar 2.365,00 km² dan dihuni sedikitnya oleh 135.200 jiwa.

Kabupaten Kaur dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 pada tahun 2003 bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Seluma dan Kabupaten Mukomuko. Kabupaten Kaur merupakan buah pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan.

Secara geografis, Kabupaten Kaur berada di antara koordinat berikut: 103°4’8,76″ – 103°46’50,12″ Bujur Timur dan 4°15’8,21″ – 4°55’27,77″ Lintang Selatan. Kabupaten Kaur terletak di ujung paling selatan wilayah Provinsi Bengkulu dan dikelilingi oleh perbatasan dengan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan.

Jembatan terpanjang di Provinsi Bengkulu terdapat di kabupaten ini, yaitu Jembatan Manula (Desa Tebing Rambutan, Kec. Nasal, Kab. Kaur) terbentang sepanjang 215 meter yang berada di perbatasan dengan Provinsi Lampung.

Batas Wilayah

Berikut merupakan batas-batas wilayah dari Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu:

Utara Kedurang Ilir, Bengkulu Selatan
Timur Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan
Selatan Pesisir Barat, Lampung
Barat Samudera Hindia

 

Topografi

Kabupaten Kaur secara relief termasuk bergelombang dengan kemiringan tanah yang bervariasi wilayah Kabupaten Kaur berdasarkan kemiringan wilayah dapat dibagi dua jenis yaitu kemiringan wilayah kawasan budidaya dengan kecenderungan menempati kemiringan relative landai sedangkan kemiringan pada kawasan non budidaya sebagian besar menempati kawasan dengan lereng miring sampai curam. Pada kawasan non budidaya kemiringan di atas 15% mendominasi kawasan ini.

Berdasarkan klasifikasi tanah menurut USDA, Kabupaten Kaur didominasi oleh ordo tanah inseptisol/ultisol 42,20%, inseptisol 39,06%, ultisol/inseptisol 9,07%, inseptisol/entisol 5,34%, entisol/inseptisol 3,78% entisol 0,34 % dan inseptisol/histosol 0,20%.

Tanah inseptisol/ultisol merupakan tanah dengan tekstur halus sehingga mudah mengalami erosi jika terjadi hujan. Erosi semakin besar dapat menurunkan produktivitas lahan karena unsur hara top soil larut oleh limpasan permukaan.

Penduduk

Pada tahun 2020, penduduk kabupaten ini berjumlah 135.200 jiwa dengan kepadatan 57 jiwa/km².[2] Kabupaten Kaur terdiri dari 195 Desa & Kelurahan yang dipimpin oleh Kepala Desa / Lurah serta terdapat beberapa kepala dusun di bawahnya.

Masyarakat kabupaten Kaur banyak bekerja di sektor pertanian, perdagangan, perkebunan, perikanan dan peternakan seperti sapi, daun bunge cengkih diwe, kayu serian, kopra Bintuhan, kayu jati, akar ali-ali, kambing, itik, alingguang, lipan, ikan kekik, ikan nawi, belanak, kerbau, ayam kampung dan ayam pramuka, lele, udang dusun serta udang tambak dan lain-lain.

Kecamatan

 

Kabupaten Kaur memilki 15 Kecamatan, 192 desa, dan 3 kelurahan. Adapun 15 kecamatan itu terdiri dari:

  1. Nasal
  2. Maje
  3. Kaur Utara
  4. Kaur Tengah
  5. Kaur Selatan
  6. Tetap
  7. Luas
  8. Muara Sahung
  9. Semidang Gumay
  10. Kinal
  11. Tanjung Kemuning
  12. Kelam Tengah
  13. Lungkang Kule
  14. Padang Guci Hulu
  15. Padang Guci Hilir

Sumber daya alam Batubara, PASIR BESI , perak, tembaga, migas, Kaur sejak tahun 2005 mulai memproduksi fermentasi alami minyak kelapa sawit yang diekspor ke luar negeri, pertanian (swasembada), batubara, pasir besi, batu, dan pasir tambang, karet, se ton cengkih, junyit, cekur, banglai, jerangau, lengkuas, lada, kopra, palawija (kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar yang cukup luas), jahe gajah, sekerebuk lada, segantang pala perikanan laut, perikanan air tawar, lobster, daun BunGe Mayang Diwe Kabupaten ini sedang merencanakan peningkatan mutu kualitas wilayahnya.

Pemkab Kaur berencana membuat saluran irigasi yang juga terletak di kecamatan Kaur Utara, yang nantinya mampu mengairi lahan sawah hingga 8.789 hektare. Selain itu, pembuatan jalan tembus sepanjang 158 kilometer yang menghubungkan wilayah Kaur Utara hingga perbatasan provinsi Lampung, juga sedang diupayakan.

Pariwisata

Beberapa objek pariwisata yang berada di kabupaten Kaur, berupa danau, pantai dan air terjun, bukit karang mandang dan gunung seminung bukit serta gunung selawi haruk.

Danau Kembar

Danau kembar terletak di desa Tanjung Agung Kecamatan Maje sangat indah terdiri 2 danau yang dikelilingi pohon cemara berdekatan langsung pasir putih laut menambah keindahan danau lembar.

Dahan Langit

Dahan Langit terletak di Kecamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur. Nuansa Alam dengan air sungai yang cocok untuk Arum Jeram, Bukit yang Indah, Pepohonan yang sangat Rindang dan di fasilitasi Kuliner khas Suku Basemah Selatan.

Pantai

Wilayah kabupaten Kaur yang berada di tepi laut, sehingga wisata pantai banyak terdapat di kabupaten yang berbatasan dengan provinsi Lampung ini. Beberapa pantai yang ada di Kaur ialah;

  1. Pantai Linau. Objek wisata ini terdapat di Maje. Pantai ini sangat indah dengan pemandangan di sekitarnya dikelilingi hutan yang masih sangat alami. Sangat baik untuk mandi di pantai ini. Selain airnya yang jernih, airnya juga sejuk, sehingga membuat kita tidak mudah melupakan momen ini dan akan selalu ingin kembali mengunjunginya.
  2. Pantai Way Hawang. Terletak tepat di desa wayhawang kec. Maje.
  3. Pantai Manunglah. Pantai yang terletak di Nasal. Pantai berbentuk seperti pulau kecil yang ditumbuhi rumput.
  4. Pantai Bunga Karang. Pantai Bunga Karang ini terletak di Maje.
  5. Pantai Sekunyit. Pantai yang terletak di desa sekunyit, dan pantai ini memiliki terumbu karang di sekitar pinggir-pinggir pantai
  6. Pantai Laguna. Pantai Laguna terkenal dengan karang dan ketenangan air Laut yang terletak di Desa Merpas Kecamatan Nasal.
  7. Pantai Muara Tetap, yang sangat indah sejuk asri dan tenang, untuk diketahui Muara Tetap adalah pusat bisnis ke-3 terbesar di Kabupaten Kaur yang mana berbatasan langsung dengan Jembatan 2 Pagar Dewa.
  8. Pantai Cukuh di Kota Bintuhan–Kaur–Bengkulu (Balinya Sumatera)

Air terjun

Beberapa wisata air terjun juga terdapat di kabupaten Kaur, yakni:

  1. Air Terjun Nunung. Air terjun ini berada di Muara Sahung.
  2. Air Terjun Tiga Panggung. Air Terjun Tiga Panggung ini terletak di Muara Sahung.
  3. Air Terjun Curug Perpah. Air terjun yang terletak di Nasal.
  4. Air Terjun Rimbe Demang, terletak di Kecamatan Tetap.
  5. Air Terjun Lembah Pelangi, terletak di Kecamatan Kaur Selatan dan Maje Nasal.
  6. Air Terjun Kemuning Bukit di Ataran Gijut Kecamatan Tetap (Kaur Selatan)
  7. Air Long–Maje
  8. Air Nasal Kanan & Kiri

 

Daftar Bupati

 

No Bupati Mulai Menjabat Selesai Menjabat Periode Ket. Wakil Bupati
* Syaukani Saleh 23 Mei 2003 23 Mei 2005 — ·         Penjabat Bupati[5] lowong
* Syaiful Emran Ali 23 Mei 2005 4 Agustus 2005 — ·         Penjabat Bupati[6] lowong
1 Syaukani Saleh 4 Agustus 2005 11 April 2006 1 ·         Bupati definitif pertama[7]

·         Pemenang Pilbup Kaur 2005[8]

·         Meninggal dunia saat menjabat

Warman Suwardi
* Warman Suwardi 11 April 2006 20 Mei 2006 ·         Pelaksana Tugas Bupati lowong
2 20 Mei 2006 4 Agustus 2010 ·         Menggantikan bupati sebelumnya yang meninggal dunia[9] lowong[10]
* Barlian Pintarudin 4 Agustus 2010 20 Mei 2011 — ·         Penjabat Bupati[11] lowong
3 Hermen Malik 20 Mei 2011 20 Mei 2016 2 ·         Pemenang Pilkada Kaur 2011[7] Yulis Suti Sutri
4 Gusril Pausi 21 Mei 2016 21 Mei 2021 3 ·         Pemenang Pilkada Kaur 2015[12]
5 Lismidianto 21 Mei 2021 Petahana 4 ·         Pemenang Pilkada Kaur 2020[13] Herlian Muchrim

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kaur

Leave a comment

Tinggalkan Balasan