Skip to content

Sebaik-Baiknya Kita, Tetap Menjadi Jahat disetiap Cerita Para Pembenci

Ilustrasi Pesan dibawah Alam Sadar
Ilustrasi Pesan bawah Alam Sadar

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Gus Miftah dalam petuahnya mengatakan “Sebaik-baiknya kita, tetap menjadi jahat disetiap cerita para pembenci”. Petuah tersebut dapat dirasakan sangat benar dalam kehidupan nyata manusia.

Tidak ada yang baik dimata para pembenci. Sebagus-bagusnya prilaku, tetap menjadi sebuah cerita buruk bagi para pembenci. Sehebat-hebatnya orang baik tetap juga akan banyak cerita jelek bagi para pembenci.

Jadi, tidak perlu gusar dan panik ketika ada cerita buruk dibelakang sana. Sebab, itulah hukum alam yang tidak dapat dielakkan. Semakin baik, akan semakin banyak cerita jelek yang dikumandangkan.

Baca Juga : 

Coffe Night, Hermen Malik Tancap Gas Kampanyekan Gusril-Hamid

“Petuah yang disampaikan Gus Miftah itu sangat benar. Dan ini sedang terjadi saat ini. Tidak perlu ada upaya pembenaran atas cerita buruk yang disampaikan oleh para pembenci,” ujar Iral Susanto (57), Sabtu (26/10/2024).

Kalau ada yang menginjak-injak, itu membuktikan bahwa anda tinggi. Kalau ada yang menjelek-jelakkan, maka itu bukti anda baik. Kalau ada yang membanggakan diri sendiri, itu menandakan dia buruk.

“Tidak ada yang baik disetiap cerita para pembenci. Jadi jangan heran dan tidak perlu diambil hati,” ucapnya.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan