Skip to content

Satu Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Senjata dirampas Kelompok Kriminal

NUSANTARAMAILS.COM – Kontak tembak kembali terjadi antara aparat TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua.

Dalam insiden tersebut, satu prajurit TNI dikabarkan gugur setelah terkena tembakan dari kelompok bersenjata, sementara senjata milik korban dilaporkan berhasil dirampas oleh KKB.

Kontak senjata terjadi di Distrik Moskona Timur, Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Sabtu (11/10/2025).

Saat itu, pasukan TNI tengah melaksanakan patroli rutin untuk memastikan kondisi keamanan di wilayah rawan gangguan kelompok separatis bersenjata.

Baca Juga : 

Parkir Di Tepi Sawah, Motor Dinas Penyuluh Pertanian Kaur di Kabarkan Raib

Namun, tanpa diduga, kelompok KKB yang bersembunyi di area perbukitan melakukan serangan mendadak.

Terjadi baku tembak selama beberapa menit hingga akhirnya satu anggota TNI terkena tembakan di bagian dada dan dinyatakan gugur di lokasi kejadian.

“Benar, satu anggota kami gugur saat bertugas. Saat ini jenazah sudah berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” ungkap Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Budi Santoso, saat dikonfirmasi awak media.

Ia menambahkan, dari laporan lapangan diketahui senjata organik milik prajurit tersebut berhasil direbut oleh kelompok KKB yang kemudian melarikan diri ke arah hutan.

“Kami akan melakukan pengejaran terhadap pelaku. TNI tidak akan tinggal diam atas aksi brutal ini,” tegasnya.

Sementara itu, aparat gabungan TNI-Polri kini memperketat pengamanan di wilayah tersebut. Patroli udara juga dilakukan untuk memantau pergerakan kelompok bersenjata yang sering berpindah tempat di wilayah perbatasan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Namun, aparat keamanan masih siaga penuh untuk mengantisipasi serangan susulan dari kelompok KKB yang dikenal aktif di wilayah tersebut.

Pemerintah melalui Kemenko Polhukam menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit yang tengah menjalankan tugas negara.

“Pengorbanan almarhum akan menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga keutuhan NKRI,” ujar pernyataan resmi yang diterima redaksi.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan