MANDAILING NATAL || NUSANTARAMAILS.COM — Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) desak bupati periksa oknum Kades.
Selain oknum Kades, Satma AMPI juga minta agar BPD Muara Batang Angkola.
Satma AMPI menduga adanya pengutipan lima persen dari Penambang Emas Tanpa Izin atau PETI yang beroperasi diperbatasan Penabari.
Hal ini diungkap bendahara Satma AMPI, Muhammad Saleh kepada awak media. Isu yang berkembang harus direspon pemerintah dalam hal ini bupati.
“Isu yang berkembang harus direspon. Pihak yang disebur harus diklarifikasi agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” tegasnya.
Apalagi, jelas disebut adanya pengutipan dari aktivitas tambang ilegal sebesar lima persen oleh Kades dan BPD.
Oleh karenanya, isu tersebut harus diberi kejelasan agar tidak salah dipahami oleh masyarakat.
Bupati harus memerintahkan Inspektorat turun melakukan investigasi dilapangan. Sehingga, isu yang berkembang diperoleh kepastiannya.
“Jangan menunggu muncul konflik yang lebih besar. Karena isu yang beredar dapat menjelma sebagai benih konflik,” paparnya.(**)

Leave a comment