Skip to content

Sambutan Hari Kartini 2025: Karya dan Pemikiran Kartini dalam Konteks Kekinian

RA KARTINI
RA KARTINI

Tema: “Karya dan Pemikiran Kartini dalam Konteks Kekinian: Kesetaraan Gender dan Kemandirian Perempuan Inklusif dan Berkeadilan”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Om swastiastu, Namo buddhaya, Salam kebajikan,

Yang saya hormati,
Para tamu undangan,
Rekan-rekan panitia,
Para guru, tokoh perempuan, mahasiswa, pelajar, dan hadirin sekalian yang saya banggakan.

Nusantara Mails | Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk hadir bersama dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2025.

Hadirin yang saya hormati,
Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, sebagai bentuk penghormatan atas jasa Raden Ajeng Kartini, pelopor emansipasi perempuan yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan menuju kesetaraan hak dan martabat perempuan.

Tahun ini, kita memperingatinya dengan tema yang sangat relevan:
“Karya dan Pemikiran Kartini dalam Konteks Kekinian: Kesetaraan Gender dan Kemandirian Perempuan Inklusif dan Berkeadilan.”

Dari Jepara untuk Dunia: Puisi Kartini tentang Warisan dan Harapan

Tema ini mengajak kita untuk tidak hanya mengenang perjuangan Kartini sebagai sejarah masa lalu, tetapi juga menempatkan pemikiran dan semangat Kartini dalam dinamika zaman sekarang.

Kesetaraan gender hari ini tidak hanya tentang persamaan hak laki-laki dan perempuan, tetapi juga tentang menghapus diskriminasi, membuka akses terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan memperjuangkan kemandirian perempuan dalam semua aspek kehidupan, tanpa memandang latar belakang sosial, budaya, ekonomi, maupun disabilitas.

Surat dari Masa Depan: Puisi Kartini yang Menembus Waktu

Pemikiran Kartini tentang pendidikan, keberanian menyuarakan pendapat, serta keyakinan bahwa perempuan bisa menjadi agen perubahan, adalah prinsip-prinsip yang sangat relevan di era modern ini.

Perempuan Indonesia kini hadir sebagai pemimpin, inovator, penggerak ekonomi, bahkan sebagai penjaga moral bangsa tetapi kita juga harus sadar, bahwa masih banyak perempuan yang tertinggal, termarjinalkan, dan belum menikmati keadilan sosial secara penuh.

Inklusif dan berkeadilan, artinya perjuangan kita harus menyentuh semua kalangan perempuan baik di kota maupun di desa, yang muda maupun lansia, yang mampu maupun difabel, yang berada di ruang publik maupun di rumah.

Kartini Tak Pernah Mati: Puisi Tentang Semangat Abadi Perempuan Indonesia

Mereka semua memiliki hak yang sama untuk hidup bermartabat, untuk mandiri, dan untuk berperan aktif dalam membangun bangsa.

Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat Kartini sebagai inspirasi dan energi perubahan. Mari kita terus dorong hadirnya ruang-ruang aman dan adil bagi perempuan untuk belajar, bekerja, berkarya, dan memimpin. Dan lebih dari itu, mari kita bangun ekosistem yang memberdayakan perempuan, bukan hanya memperingati mereka setiap tahun.

Akhir kata, mari kita maknai Hari Kartini ini tidak hanya sebagai seremonial, tetapi sebagai momentum refleksi dan aksi nyata. Semoga semangat perjuangan R.A. Kartini terus hidup dan menyala dalam diri kita semua.

Dirgahayu Hari Kartini 2025!
Perempuan Berdaya, Indonesia Maju!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Terima kasih.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan