SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Bentuk rasa kepedulian kepada masyarakat dilakukan Ketua Ruang Wong Alit atau Rawit Kota Surabaya, Kartuji mengadakan sambang warga di wilayah Rangkah Surabaya, Selasa (7/11) kemarin. Mas Ji, sapaan panggilan Kartuji menyambangi masyarakat yang mengalami kasus anak stunting.
Sebagai prioritasnya, Kartuji terjun langsung ke bawah untuk intensi peduli ataupun merespon keluhan lingkungan warga setempat. Bahkan, turut ringan tangan membantu pendanaan sosial bagi ibu PKK.
“Sebelumnya, saya bersama tim Rawit menerima informasi dari ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kader Surabaya Hebat (KSH) setempat di wilayah Rangkah Surabaya masih terdapat kasus anak stunting,” ujar Ketua Rawit Kota Surabaya Kartuji, dikonfirmasi melalui seluler WhatsAppnya, Minggu (12/11).
Saat menerima informasi itu, Mas Ji, sapaan panggilan Kartuji yang sekaligus calon legislatif (caleg) 2024 dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Surabaya bergegas melakukan sambang dan menemui langsung di rumah salah satu warga anak yang terkena stunting tersebut.
Baca Juga :
Bhabinkamtibmas Cek Ketersediaan Sembako Antisipasi Penimbunan
“Kami tim Rawit didampingi ibu PKK dan KSH, sambang ke rumah warga Rangkah hingga memberi suplai sesuai kebutuhan untuk anak stunting berupa bahan pokok dan vitamin,” ungkap pria kelahiran 1980 ini.
Caleg dengan nomor urut 9 daerah pemilihan (dapil) 2 Kota Surabaya, meliputi Tambaksari, Semampir, Kenjeran, dan Pabean Cantian menyebut, warga yang mengalami anak stunting usianya sekitar 3,5 tahun dengan kondisi cukup memperhatinkan.
“Untuk pertumbuhan dan perkembangan tidaklah memenuhi standart anak seusianya hanya berat badan sekitar 10Kg. Ini keadaan memang sangat prihatin sekali,” kata Mas Ji, penuh terharu.
Alumnus SMK PGRI 4 Kota Surabaya angkatan 98 menuturkan, pihaknya menyempatkan dan mengajak komunikasi serta menghiburnya. Padahal fisiknya itu cukup kuat meskipun mengalami stunting.
“Anaknya terkena stunting maupun lahir keadaan prematur. Kami merasa kasihan sekali,” ungkap Kartuji.
Disela sambangnya, Mas Ji sempat menanyakan kepada orang tua dalam perkembangan anak mengalami stunting keadaannya mulai membaik.
“Alhamdulillah perkembangannya cukup membaik, hingga pemerintah memberikan asupan gizi yang layak untuk anak terkena stunting warga Rangkah ini,” katanya.
Melalui Rawit, pihaknya mensupport dengan swadaya mandiri untuk diberikan masyarakat sekitar. Maka itu, Mas Ji menginginkan terkait kasus anak stunting segera mencari solutif.
“Kami berharap kedepan Kota Surabaya zero stunting dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat terhindar stunting serta tidak kekurangan gizi dengan cara memberikan asupan nutrisi yang cukup,” imbuhnya. (fzi/yti)

One comment