KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kondisi ruang belajar di sejumlah sekolah dasar masih memprihatinkan.
Sementara itu, pembangunan gedung dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru tampak lebih megah dan modern.
Fakta tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.
Selain itu, banyak warga berharap pemerintah tetap memprioritaskan perbaikan ruang kelas yang rusak.
Di beberapa sekolah, siswa masih belajar dalam ruangan yang mengalami kerusakan. Bahkan, sebagian atap terlihat bocor saat hujan turun.
Selain itu, dinding beberapa kelas tampak kusam dan retak. Kemudian, fasilitas pendukung belajar juga belum memadai.
Sebaliknya, sejumlah gedung dapur MBG hadir dengan bangunan yang lebih representatif. Bahkan, desain bangunan terlihat lebih rapi dan kokoh.
Kondisi tersebut memunculkan perbandingan di tengah masyarakat.
Karena itu, banyak pihak meminta keseimbangan pembangunan sektor pendidikan dan program pendukung lainnya.
Pengamat pendidikan menilai ruang kelas memiliki peran utama dalam proses belajar.
Oleh sebab itu, pemerintah perlu memberi perhatian serius terhadap kondisi sekolah.
Selain menciptakan kenyamanan, ruang belajar yang layak juga meningkatkan semangat siswa.
Dengan demikian, kualitas pembelajaran dapat berkembang lebih optimal.
Di sisi lain, masyarakat mendukung Program MBG karena membantu kebutuhan gizi anak.
Namun demikian, mereka berharap pemerintah tidak mengabaikan infrastruktur pendidikan.
Menurut warga, siswa menghabiskan lebih banyak waktu di ruang kelas. Karena itu, sekolah yang aman dan nyaman harus menjadi prioritas pembangunan.
Selanjutnya, pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan menyusun kebijakan yang seimbang.
Dengan begitu, kebutuhan gizi dan kebutuhan pendidikan dapat berjalan beriringan.
Pada akhirnya, ruang belajar yang layak akan melahirkan generasi berkualitas.
Sementara itu, program gizi yang baik akan mendukung kesehatan mereka sejak dini.(yti)

Leave a comment