“Saya sempat melarang karena biayanya ditanggung sendiri oleh siswa, tetapi mereka tetap semangat ingin mengikuti jejak sekolah lain,” katanya.
Salah satu orangtua siswa, Nissa, mengonfirmasi bahwa biaya yang harus dibayar untuk pemotretan adalah Rp 300.000. Putrinya tidak ikut dalam rombongan yang mengalami kecelakaan, karena dijadwalkan berangkat dalam gelombang ketiga pada 9 Februari 2025 menuju Kaliandra.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keamanan dalam perjalanan kegiatan sekolah. Duka masih menyelimuti keluarga korban, sementara pihak sekolah dan kepolisian terus berupaya menyelidiki kejadian ini agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.
Dengan meningkatnya risiko perjalanan jauh bagi siswa, diharapkan ada evaluasi ketat terkait izin dan pengawasan dalam setiap kegiatan di luar sekolah guna menjaga keselamatan peserta didik.

Leave a comment