Skip to content

Ratusan Juta Rupiah Melayang Untuk PLTS, Tapi Endingnya Desa Tetap Gelap

Lampu jalan di jembatan Air Gegasan Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning kembali dicuri OTD.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Dari 192 desa se-Kabupaten Kaur lebih dari setengahnya memiliki fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Bahkan, anggaran yang tersedot pada pemasangan PLTS cukup fantastis.

Ratusan juta rupiah dianggarkan untuk program pemasangan PLTS yang notobenenya menciptakan Indonesia terang. Bak api jauh dari panggang, ratusan juta rupiah melayang sia-sia.

Betapa tidak, PLTS yang terpasang mayoritas kini hanya menyisakan pajangan belaka. Banyak diantara PLTS yang tidak lagi memancarkan sinar cahaya pada malam hari.

Entah apa yang salah, perencanaan, kualitas PLTS atau memang program ini hanya sebagai ajang mendapat keuntungan besar dari pengadaannya.

Baca Juga : 

Blusukan Ala Bupati Kaur, Bagi Uang Bukoan Kepada Kuli Bangunan

Akan ada baiknya jika Aparat Penegak Hukum (APH) menjama pengadaan PLTS di desa-desa. Sebab, sebagian lampu yang terpasang kini hanya menjadi pajangan belaka tanpa ada sinar lagi.

Mirisnya, umur PLTS mati ini bahkan belum sampai satu tahun. Ada pula yang hanya menyalah dalam hitungan bulan kemudian hingga kini padam total.

“Ayo APH jangan ragu, turun dan usut pengadaan PLTS. Jangan kendor, siapa tahu ada oknum yang mengatur pengadaan PLTS di desa tersebut,” ungkap Seitapi (46) warga Kecamatan Kaur Selatan, Rabu (26/3/2025).

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan