2. Bahan Khusus
Matte-White Himalayan Niloticus Crocodile Birkin terbuat dari kulit buaya putih Himalaya atau buaya Albino.
Bahan yang sulit didapat membuat tas ini langka.
Kulit buaya yang digunakan pun dipilih dengan hati-hati.
Hermes sangat memperhatikan pola tekstur serta hanya menggunakan kulit yang bebas dari cacat.
3. Hardware High Quality
Tak hanya bahan kulitnya, Hermes juga memperhatikan kualitas hardware atau asesorisnya.
Bagian gesper, gembok dan logam lainnya dibuat dengan material terbaik menggunakan logam mulia seperti emas, platinum, atau palladium.
Tentu saja tambahan ini membuat tas semakin mewah dan menambah nilai jualnya.
4. Desain Terbatas
Seperti yang disebutkan di atas, Hermes menjaga kelangkaan tas ini dengan memproduksinya secara terbatas.
Bahan yang sulit didapat serta pembuatan yang membutuhkan waktu juga menjadi faktor mengapa Hermes Birkin sulit didapatkan.
Lantaran tidak diproduksi secara massal, Hermes Birkin menjadi simbol status bagi pemiliknya.
Tidak semua orang bisa memiliki tas ini.
Bahkan orang yang mampu membeli pun belum tentu memiliki akses untuk mendapatkannya.
Tas Hermès lebih dari sekadar aksesori; ini adalah pernyataan gaya, seni, dan investasi. Keindahannya terletak pada perpaduan antara tradisi, inovasi, dan kualitas tanpa kompromi.

Leave a comment