KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kelompok kesatuan masyarakat Padang Guci Tanjung Kemuning Kedurng (PDTK) siapkan sedikitnya 400 massa kepung kantor perusahaan perkebunan kelaa sawit milik PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) di Desa Beriang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning, Rabu (16/2/2023).
Massa berasal dari sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan area perkebunan. Massa akan berkumpul mulai pukul 08.00 WIB di rumah Koordinator Lapangan (Korlap), Suharman Desa Sulauwangi.
Kemudian, massa akan bergerak menuju kantor PT DSJ di area perkebunan menyampaikan tuntutannya kepada manajemen perusahaan.
Ada beberap point tuntutan kelompok kesatuan masyarakat PDTK diantaranya yakni, menuntut perusahaan membuktikan lahan kebun yang telah produktif dengan melibatkan Badan Pertanahan.
Kemudian, menuntut kebun plasma 20 persen dari jumlah kebun inti perusahaan sesuai amanat Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) dan Surat Keputusan (SK) Bupati Kaur. Menuntut perusahaan untuk menunjukkan bukti Hak Guna Usaha (HGU) setelah tahun 2010 yang telah diterbitkan Izin Usaha Perkebunan (IUP).
Aksi demonstrasi ini, massa menggunakan armada roda empat dan roda dua sebagai mobilisasi serta membawa spanduk, pengeras suara dan peralatan lainnya.
Korlap aksi PDTK, Suharman kepada media ini mengatakan, saat ini team sedang mengurus izin menggelar aksi damai di PT DSJ kepada aparat kepolisian.
Hal ini dibuktikan dengan surat bernomor 01/II/PDTK/2023 yang ditandatangani oleh Korlap.
Jumlah massa dapat berubah, namun bisa saja berkurang atau lebih. Korlap memastikan aksi berjalan damai, massa akan berorasi di depan kantor PT DSJ.
“Kita saat ini masih mengurus izin melaksanakan aksi demo orasi damai di PT DSJ kepada aparat kepolisian. Surat aksi ini ditembuskan juga ke Polsek Tanjung Kemuning, Polsek Kaur Utara, Koramil 408-02 Kaur Utara dan kecamatan. Nanti, kita lihat surat izinnya dari kepolisian, mudah-mudahan dikabulkan pelaksanaannya pada 16 Februari 2023,” ujar Suharman ditemui saat koordinasi di Polsek Tanjung Kemuning.(yti)

Leave a comment