Skip to content

PUISI: Terlanjur Mencintaimu, Bagai Pelangi Setelah Hujan

Cinta Kamu
Cinta Kamu

Puisi Terlanjur Mencintaimu

Dalam coretan waktu yang tak terduga,
Terlanjur mencintaimu, seperti angin yang menggoda.
Seiring detik berlalu, hati ini tersentuh,
Terlanjur mencintaimu, bagai matahari di ufuk pagi.

 

Pada mata yang berbinar, kilauan asmara,
Terlanjur mencintaimu, seperti bintang di langit malam.
Melintas bayang-bayang, menghiasi mimpi,
Terlanjur mencintaimu, bagai pelangi setelah hujan.

 

Meski hati ini terkoyak, berkeping-keping,
Terlanjur mencintaimu, bagai ombak di tepi pantai.
Dalam pelukan cinta, kuharapkan kesetiaan,
Terlanjur mencintaimu, seperti puisi yang terus terbaca.

Ingin Hubungan Ranjang yang Sehat dan Hebat? Simak 3 Tips Berikut Ini

Kisah ini tak pernah terhenti, tak pernah usai,
Terlanjur mencintaimu, seperti alunan musik yang tak pernah reda.
Dalam cobaan hidup, dalam suka dan duka,
Terlanjur mencintaimu, bagai lukisan abadi di kanvas hati.

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan