Skip to content

PUISI: Selendang Biru, Biarlah Ia Sampai di Ufuk Jauh Sana

Kau bukan sekadar kain yang terjulur,
tapi peluk hangat pada jiwa yang kaku mengulur.
Selendang biru, di mana kau berhenti,
aku tahu, di sanalah hatiku ingin kembali.

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan