Skip to content

PUISI: Mungkinkah Aku Menyapamu Kembali

Puisi
Puisi

Nusantara Mails

 

Mungkinkah aku menyapamu kembali,
Di tengah hiruk-pikuk waktu yang terus berlalu.
Mencari jejak langkahmu di antara riuh kehidupan,
Seperti melodi yang terputus, yang ingin kucari.

 

Bisakah aku menemukan senyummu di sela-sela keramaian,
Dalam gemuruh kota yang tak pernah berhenti berdenyut.
Menyapumu seperti meraih bunga di taman malam,
Apakah itu hanya mimpi atau kenyataan yang kembali hadir?

 

Mungkinkah aku menyapamu kembali,
Di bawah langit yang sama, di bawah cahaya rembulan.
Mencari mata yang pernah memandangku dengan hangat,
Seperti rindu yang mengalun, menantimu kembali.

 

Bisakah aku merasakan getaran suaramu lagi,
Dalam alunan lagu yang pernah kita nyanyikan bersama.
Menyapumu seperti menyentuh kenangan yang terluka,
Apakah itu hanya bayangan atau kau benar-benar ada?

 

Mungkinkah aku menyapamu kembali,
Dalam pelukan waktu yang terus berputar.
Mencari kepingan hati yang pernah bersatu,
Seperti mencari jawaban di dalam alam yang tak pasti.

Penasaran? Ini yang Dipikirkan Perempuan Terhadap Laki-laki, Nomor 5 Seru

Bisakah aku merasakan hangat tubuhmu lagi,
Dalam dinginnya malam yang menyusup ke relung hati.
Menyapumu seperti membangkitkan kembali mimpi,
Apakah itu hanya harapan atau takdir yang menyapa?

 

Mungkinkah aku menyapamu kembali,
Dalam ruang yang terbuka lebar di relung hati ini.
Mencari kehadiranmu yang pernah hilang,
Seperti menyusuri jejak yang terkubur oleh waktu.

 

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan