NUSANTARAMAILS.COM – Di pojok sepi diri menepi, uring-uringan kabut malam ini
Adakah kalimat cinta akan menemui kebodohanku
Ataukah kau tak sengaja melontar jaring asmara di tepi harapan.
Jangan pernah ucapkan lagi, sebab hati takkan kembali, sejak itu engkau menjadi bara lamunan yang tak kunjung padam.
Percayalah,
Dunia telah menjadi jembatan untuk kita menjemput takdir sekalipun dalam kealpaan. Tanpamu jua tanpaku.
Setelah gebu ini bisa kupadamkan, semua janji dan harapan tinggalah abu kenangan
baca Juga :
Terangi Lingkungan, Pemdes Air Palawan Nasal Anggarkan PLTS Dari DD 2024
Namun demikian, cinta mengurungku di dermaga keegoisan. Seperti kerling matamu yang binal
Aku tetap tak berdaya untuk melepaskan.(**)
Tangerang, 21 Juli 2024
Ann R

One comment