NUSANTARAMAILS.COM – Masih ingat dengan kasus tewasnya Brigadir Polisi (Brigpol) Muhammad Nurhadi beberapa waktu lalu di kolam renang sebuah Villa Gili Terawangan, NTB.
Kasus ini menyeret seorang perwira polisi berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang diduga sebagai otak pembunuhan terhadap Brigpol Muhammad Nurhadi.
Profil Kompol I Made Yogi Purusa Utama.
Mimpi Kompol I Made Yogi Purusa Utama jadi jenderal sirna usai berpesta bersama wanita cantik. Wanita cantik itu bernama Misri Puspitasari.
Wanita cantik itu disebut -sebut penyebab Kompol I Made Yogi Purusa terlibat pembvnvhan Brigadir Muhammad Nurhadi.
Yogi Purusa Ia diduga mengan!4ya Brigadir Nurhadi hingga tew4s di villa Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (16/4/2025 Barat (NTB).
“Ada peristiwa almarhum (Brigadir Nurhadi) mencoba untuk merayu dan mendekati rekan wanita salah satu tersangka (Yogi Purusa) tu ceritanya. Diduga merayu dan itu dibenarkan oleh saksi yang ada di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Syarif Hidayat, dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Jumat (4/7/2025).
Sekitar pukul 21.00 WITA, salah satu tersangka yang ada di dalam villa mengabari Brigadir Nurhadi sudah berada di kolam dan diangkat
Akibat peristiwa itu, Kompol I Made Yogi Purusa sudah dipec4t dari kepolisian atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sejak Selasa (27/5/2025).
Kompol I Made Yogi Purusa Utama tertunduk ketika majelis KKEP membacakan putusan PTDH terhadap dirinya.
Putusan tersebut sangat jelas mengubur impian atau cita-citanya menjadi seorang jendral polisi yang didambakannya sejak kecil.
Bak pepatah, harta, tahta, kedudukan dan wanita berjalan lurus seolah menjadi penghalang cita-cita besarnya menjadi sosok jenderal polisi.
Bukannya jenderal yang ia terima, namun justru keluar dari institusi yang membesarkannya dengan pangkat terakhir melati satu di pundak.(**)

Leave a comment