SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Sering mendengar kata Zookeeper? Ya, Zookeeper atau dalam bahasa Indonesia penjaga kebun binatang adalah profesi yang biasa menjumpai di kebun binatang.
Sedangkan, tingkat keamanan bagi keeper ketika mendampingi satwa dengan mekanismenya memperoleh pelatihan dari para ahli. Sehingga, setiap kali datang profesi keeper tugas pokoknya merawat sejumlah satwa.
“Jadi, para keeper satwa ini sudah di latih sebelumnya oleh ahli dan tugas pokok mereka merawat semua satwa,” kata Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Khoirul Anwar, melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas PDTS KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, Rabu (1/5).
Baca Juga :
Jangan Percaya Begitu Aja.. Ini Soal M*sturb*si yang Wajib Kamu Tahu!
Lintang menjelaskan, keeper saat datang di KBS merawat seluruh satwa. Ketika keeper mencurigai ada satwa yang kondisinya kurang memungkinkan, mereka harus melaporkan ke kepala bagiannya dan dokter hewan sehingga ada perawatan.
Setelah melakukan rutinitas tersebut, jika ada satwa yang di manfaatkan untuk lebih dekat dengan pengunjung, lanjutnya seperti feeding time (jadwal pemberian makan) maka, keeper itu sebagian akan keluar untuk melakukan tugas tambahan.
“Ada sebagian lagi keeper satwa ini tinggal di tempat kandang untuk pengamatan satwa,” ungkapnya.
Untuk semua keeper, lanjut Lintang sebelum melakukan aktivitas tugas tersebut mereka dibekali handling satwa. Itu pun diajarkan bagi seluruh keeper.
“Kita akan lengkapi keeper dengan keperluan perlengkapan dan pengamanan,” ujar dia.
Dengan cara menghadapi satwa yang keadaannya kurang tepat seperti agresif, masih kata Lintang, para keeper itu biasanya sudah hafal sekali. Jadi, tetap akan berhati-hati juga tidak terlalu dekat dengan satwa yang di rawatnya.
“Biar satwa ini interaksinya tidak terlalu dekat oleh keeper. Mereka (keeper) harus mengetahui karakter satwa saat mengalami agresif,” jelasnya.
“Bahkan satwa juga tidak akan di tampilkan keluar kandang. Sehingga supaya tidak bersentuhan langsung dengan pengunjung,” tambah Lintang.
Lihat Juga :
Jangan Percaya Begitu Aja.. Ini Soal M*sturb*si yang Wajib Kamu Tahu!
Lintang menuturkan bahwa, dalam memberikan pelayanan KBS bagi pengunjung ketika bersentuhan langsung dengan satwa, seperti unta, gajah, dan jerapah keeper juga memastikan satwa ini benar-benar aman.
“Kita pastikan satwa aman bagi pengunjung. Jika terjadi sesuatu mengakibatkan satwa agresif. Keeper harus tahu mengendalikannya. Sudah kita berikan pelatihan secara rutin untuk keeper satwa. Intinya, keeper tetap waspada dan tidak boleh lengah sedikit pun,” ucapnya. (nfz/yti)

One comment