Skip to content

Populasi Kian Berkurang, Kelapa Dalam Semakin Mahal

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Populasi kelapa dalam di Kabupaten Kaur kian berkurang. Kelapa dalam kalah tenar dengan kelapa sawit yang saat ini tengah naik daun menjadi komoditas unggulan masyarakat.

Seiring berkurangnya populasi kelapa dalam berdampak pada harga jual. Jelang lebaran Idul Fitri 1446 H, harga kelapa dalam semakin mahal.

Dieceran, kelapa dalam dijual mencapai Rp 6.000 perbuah. Jauh naik dibanding sebelumnya dikisaran Rp 3.500 perbuah.

Permintaan kelapa dalam semakin meningkat seiring dengan kebutuhan santan oleh masyarakat. Kelapa dalam saat ini mengalami kelangkaan dan stok buahnya menipis.

Bahkan, bukan hanya kelapa yang sudah tua namun, kelapa muda juga mengalami peningkatan pemanfaatannya.

Baca Juga : 

Blusukan Ala Bupati Kaur, Bagi Uang Bukoan Kepada Kuli Bangunan

Hal ini yang berdampak terjadinya kenaikkan harga jual di pasaran. Belum lagi permintaan kelapa dalam dari Simatera Selatan (Sumsel) yang juga semakin meningkat.

“Harga kelapa dalam saat ini cukup tinggi. Perbuahnya mencapai Rp 6.000 ditingkat eceran. Pemilik kebun kelapa dalam mendapat berkah dengan kenaikkan harga tersebut,” ucap Wasidi (57).(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan