DELI SERDANG || NUSANTARAMAILS.COM – Dua tahun sudah nasib siswa dan guru di SMPN 2 Galang, Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut) belajar berpindah-pindah tempat. Pasalnya, polemik kepemilikan lahan sekolah tak berkesudahan.
Sejak konflik kepemilikan lahan sekolah muncul hingga masuk ke ranah hukum. Siswa dan guru di sekolah satu ini harus berpindah-pindah tempat menumpang untuk menjalani rutinitas pendidikan.
Polemik kepemilikan lahan ini terjadi saat Al-Washliyah menggugat lahan sekolah tersebut milik mereka. Putusan Mahkamah Agung (MA) yang memperkuat putusan ditingkat pertama bahwa lahan tersebutilik Al-Washliyah.
Akibatnya, sekolah ini harus dikosongkan karena bukan lagi milik sekolah. Lahan yang berdiri gedung tempat siswa belajar ini menjadi hak milik As-Washliyah.
Untuk menjalankan kegiatan belajar, sekolah ini menumpang ke sekolah yang lokasinya jauh. Bahkan, siswa harus belajar dengan duduk lesehan diatas terpal.
Baca Juga :
Belum ada solusi dari pemerintah setempat guna mengatasi krisis ruang belajar bagi siswa dan guru melaksakan belajar mengajar.
Ntah sampaikan kapan polemik ini akan berakhir. Siswa dan guru berharap ada solusi konkrit dari pemerintah maupun DPRD untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kami ini guru, tentu taat pada perintah pimpinan. Tapi melihat anak-anak belajar dalam kondisi seperti ini membuat hati kami hancur,” kata Sri Wardani didampingi Sarifah Aini Siahaan dan Masidana Siahaan, guru SMPN 2 Galang, kepada awak media Selasa (15/072025).(**)

Leave a comment