MEDAN || NUSANTARAMAILS.COM – Memperingati hari anti narkoba internasional, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Medan, Sumatera Utara (Sumut) gelar diskusi publik. Kegiatan digelar di Aula Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan.
Dalam diskusi ini, mahasiswa Universitas HKBP Nommensen menyatakan sikap menolak narkoba dan ikut memerangi peredarannya.
Sebagai komitmen dalam menolak narkoba ini, Universitas HKBP Nommensen mewajibkan calon mahasiswa baru untuk mengikuti test urine.
Kebijakan kampus juga berlaku pada mahasiswa yang akan wisuda harus mengikuti test urine sebagai syarat untuk wisuda.
Hal ini disampaikan langsung Wakil Rektor (Warek) IV Universitas HKBP Nommensen, Dr Erika Pardede, M. Sc dalam diskusi publik tersebut. Diskusi mengangkat tema “Bahaya Narkoba Pad Generasi Muda dalam Perspektif Pendidikan”.
Lebih jauh, untuk membatasi ruang gerak bahaya penyalahgunaan narkotika di kampus, pihak universitas juga telah mengambil kebijakan aktivitas kampus yang semula sampai pukul 21.00 WIB, kini dibatasi menjadi pukul 18.00 WIB saja.
Baca Juga :
Kasus OTT Oknum LSM Seluma Dilimpahkan Ke Satreskrim, Masuk Pidana Umum
“Kita sekarang ini juga mengambil kebijakan mempercepat kampus tutup. Yang semula jam 21.00 WIB sekarang ditutup jadi pukul 18.00 WIB. Dan bagi mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa kami beri dispensasi namun tetap kami awasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Sumut, Swangro Lumbanbatu mengatakan, kegiatan ini bagian dari program GAMKI Sumut Goes To Campus.
“Di internal GAMKI Sumut sendiri, komitmen pemberantasan narkoba sudah diterapkan dengan melakukan tes urine kepada para pengurus di tingkap DPC sampai DPD kita wajib tes urine. GAMKI sebagai salah satu ormas kepemudaan harus bisa membuktikan bahwa tidak semua ormas kepemudaan terlibat narkoba,” tegasnya.
Diskusi Publik Hari Anti Narkoba Internasional yang dihadiri sekitar 500 peserta ini juga diisi oleh para narasumber dari berbagai kalangan di antaranya, Kabid Berantas BNN Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon, Wadir Res Narkoba Poldasu, Kombes Pol, Diari Estetika, Anggota DPRD Sumut, Aripay Tambunan dan Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, M Basir Hasibuan.(**)

One comment