KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Pedagang cosmetic, jamu obat kuat dan obat-obatan ilegal ternyata ada yang berasal dari Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).
Hal ini diungkap kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, S. Si, Apt melalui ketuq team penertiban pedagang obat ilegal, Pupa Feshirawan, S. Farm, Apt, Jumat (15/4/2023).
Saat dikonfirmasi usai razia di Pasar tradisional Pagar Batu Kecamatan Tanjung Kemuning, ia mengatakan, dari hasil pendataan pedagang obat dan cosmetic ilegal ini di Kabupaten Kaur ada yang berasal dari Kabupaten BS.
Team BPOM bekerjasama dengan Direskrimsus Polda Bengkulu mendapati pedagang yang berasal dari kabupaten laur. Sehingga, team akan menelusuri dari mana dan kemana saja cosmetic, jamu dan obat ilegal ini dijual.
“Pedagangnya dari Kabupaten BS, team akan menelusuri dari mana mereka mendapat pasokan dan kemana saja dijual,” ujar Pupa Feshirawan.
Pedagang cosmetic dan obat-obatan yang ada dipasar tradisional ini semuanya tidak memiliki keahlian dalam pengelolaan obat resmi.
Banyaknya peredaran cosmetic dan obat secara terbuka merupakan bentuk kelalaian maupun kesengajaan.
BPOM akan lebih ketat lagi ke depannya dalam pengawasan dan pencegahan beredarnya cosmetic maupun obat ilegal.
“Pedagang cosmetic maupun obat yang tidak dijual dipasar namun harus di apotik terus didata dan diberi pembinaan,” Pupa.(yti)

Leave a comment