KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Puluhan warga Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) kembali mendirikan tenda tempat bermalam di seputaran lokasi perkebunan kelapa sawit PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ), Jumat (4/7/2025).
Puluhan warga ini kembali menggelar aksi unjuk rasa di perusahaan perkebunan kelapa sawit ini. Sebelumnya, aksi unjuk rasa di komandoi Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS) dan Forum Peduli Wilayah Kedurang (FPWK).
Namun, kali ini aksi dikomandoi oleh Gerakan Pembela Tanah Adat (Garbeta) Bengkulu. Aksi dimulai pukul 14.30 WIB, masyarakat memilih untuk bertahan dan nginap di lokasi yang diklaim milik mereka.
Baca Juga :
Akses Jalan Perbatasan Lahan Perkebunan Dengan Warga Ditutup, PT DSJ Buat Parit
Dalam aksi ini, masyarakat dan Garbeta kembali mempersoalkan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan yang hingga saat ini belum dikantongi.
Masyarakat menilai 18 tahun beroperasi hingga saat ini perusahaan belum juga mampu mendapat HGU.
Aksi ini terus berlanjut, masyarakat tetap akan menginap di lokasi hingga perusahaan mampu menunjukkan HGU mereka.
“Mana HGU-nya, silakan perlihatkan kepada kami. Lahan ini adalah tempat kami mencari nafkah dengan cara bertani. Bahkan, kami juga tidak membebaskan lahan ini kepada perusahaan,” teriak masyarakat saat negosiasi berlangsung jelang Magrib sore kemarin.(yti)

One comment