Nusantara Mails – Sebelum berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap Yeti (13), siswi SMPN 13 Kaur, dan neneknya, Bidah (80), Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kaur menghadapi berbagai tantangan.
Saat pertama kali berusaha menangkap pelaku di rumahnya di Kecamatan Kinal, pelaku berinisial Fah (18), yang merupakan siswa salah satu SMAN di Kabupaten Kaur, sudah melarikan diri.
Bahkan, Fah tidak melarikan diri sendirian, melainkan bersama orang tuanya.
Menurut keterangan tetangga, rumah Fah telah kosong selama sekitar seminggu sebelum tim Buser datang.
Diketahui kemudian bahwa Fah melarikan diri ke rumah kakeknya di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, diduga bersama kedua orang tuanya. Rumah tersebut adalah milik ayah kandung ibu Fah.
Oknum Guru dan Siswi Digerebek Warga, Diduga Berbuat Asusila di Masjid
Ketika tim Buser Polres Kaur tiba di Kota Curup pada Jumat, 3 Januari 2025, mereka kembali menghadapi kesulitan karena Fah berusaha kabur ke lembah jurang, membuat polisi kehilangan jejaknya.
Namun, pergerakan Fah tetap dimonitor hingga diketahui bahwa ia sudah tiba di Kota Bengkulu dan bergerak menuju Seluma.

Leave a comment