Skip to content

Modus Pengisian BBM di SPBU, Modifikasi Tangki Minyak-Kelabuhi Pengantri Lain Hingga Permainan Barcode

“Kadang mereka ganti pelat atau kirim joki dengan kendaraan berbeda, padahal BBM-nya tetap dikumpulkan ke tempat penimbunan,” kata petugas keamanan SPBU di wilayah Bekasi.

Permainan Barcode: Akali Sistem Subsidi Digital

Modus lain yang semakin marak adalah permainan barcode digital yang digunakan untuk mendapatkan BBM subsidi.

Program MyPertamina yang seharusnya mengawasi distribusi BBM justru dimanfaatkan oleh pelaku dengan cara memperbanyak salinan barcode dari satu kendaraan ke beberapa ponsel.

Barcode tersebut kemudian digunakan oleh beberapa orang untuk membeli BBM dengan kuota yang seharusnya hanya untuk satu kendaraan.

Pihak Pertamina telah mengonfirmasi adanya penyalahgunaan ini dan berjanji akan memperkuat sistem verifikasi, termasuk pencocokan data kendaraan dengan data pengguna di aplikasi MyPertamina.

Disamping itu, ada pola baru dalam menggunakan barcode Mypertamina. Pengguna barcode yang memiliki kuota 40 liter pengisian, kemudian hanya mengisi 20 liter dengan scan barcode di SPBU lantas kuota tersebut langsung dihabiskan oleh petugas SPBU.

Kemudian, sisa kuota yang dipergunakan disalin ke tangki lain yang menampung BBM. Pada saat pemilik barcode akan kembali mengisi BBM di tempat lain, barcode Mypertamina sudah menunjukkan kuotanya habis untuk hari yang sama.

Hal ini tentu merugikan konsumen atau masyarakat. Karena hak mereka dirampas tanpa izin oleh pelaku penyalahgunaan BBM subsidi.

Tindakan Tegas dan Imbauan kepada Masyarakat

Pemerintah dan aparat penegak hukum diminta untuk segera menindak pelaku kecurangan ini. Selain merugikan negara dari sisi subsidi, praktik tersebut juga merugikan masyarakat umum yang seharusnya berhak mendapatkan BBM bersubsidi.

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan