Skip to content

Modus Dipanggil Ke Ruang Kerja, Polwan Ini Malah Alami Pelecehan Oleh AKBP

SUMBAR || NUSANTARAMAILS.COM – Kasus dugaan pelecehan terhadap Polisi Wanita (Polwan) berpangkat Brigadir terjadi di jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar).

Mirisnya, Polwan ini menjadi korban pelecehan oleh atasannya yang berpangkat AKBP di dalam ruang kerja.

Modusnya, sang atasan memanggil korban untuk ke ruang kerjanya dengan alasan akan diberi uang tambahan liburan.

Dengan hati yang riang, karena niat baik sang AKBP, korban pun memenuhi panggilan tersebut.

Namun, suasana berubah tak seperti yang dibayangkan dalam benak sang Polwan. Bukannya menerima bonus, malah menjadi korban pelecehan.

Kasus ini kini bergulir ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, setelah proses penyelidikan pidana di Polda Sumbar sempat dihentikan.

Direktur LBH Padang, Diki Rafiki, mengonfirmasi bahwa pihak korban telah meminta pendampingan hukum sejak dua pekan lalu.

“Pendampingan hukum sudah kami lakukan sejak dua minggu lalu setelah pihak korban menerima surat penghentian penyelidikan,” ujar Diki saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026) dikutip tribunnews.com.

Diki menjelaskan, dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi pada Januari 2026.

Kejadian bermula saat terlapor memanggil korban ke ruang kerjanya dengan dalih akan memberikan uang tambahan untuk liburan.

“Karena niat baik, korban mendatangi ruangan terlapor. Namun, di dalam ruangan tersebut justru terjadi dugaan tindakan pelecehan,” kata Diki.

Tak terima atas perlakuan tersebut, pihak keluarga korban langsung mengambil langkah hukum.

LBH Padang akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Proses penyelidikan harus transparan dan memberi keadilan bagi kedua pihak.(**)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan