Nusantara Mails – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menyoroti temuan anak dibawah umur yang membuka layanan Body Order (BO) di wilayah tersebut.
Hal itu diketahui dirinya ketika ia melakukan patroli malam ke beberapa penginapan yang diduga tempat orang melakukan pembukaan layanan prostitusi.
Dirinya merasa miris ketika diketahui anak dibawah umur tersebut masih menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Baru-baru ini saya melakukan razia. Dan saya menemukan ada anak yang masih duduk dibangku SMP kelas 2 membuka layanan prostitusi,”ujarnya, Senin (6/11).
Dikatakan Wabup. Saat anak di bawah umur tersebut dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa, ditemukan lagi fakta bahwa mucikari yang menjadi jembatan bagi anak tersebut untuk mendapatkan pelanggan juga termasuk masih di bawah umur. Sang mucikari diketahui masih duduk di bangku SMP kelas 3.
“Saat kita interogasi ternyata mucikarinya juga masih di bawah umur. Ini sangat miris bagi kita karena harusnya anak seumur itu, sibuk belajar untuk meniti masa depan,”ungkapnya.
Irawati mengatakan, hal itu terjadi akibat penyalahgunaan teknologi yang dilakukan oleh anak tersebut. Sehingga ia terjebak dalam hal negatif.
Diketahui, mereka yang sering melakukan hal serupa kebanyakan menggunakan dan memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk hal yang negatif.

One comment