Skip to content

Milenial’s Talkshow Anak Muda Bisa Apa Sih? Dihadiri Pemateri Ais Shafiyah Asfar

Ais Shafiyah Asfar, atau Ning Ais saat diwawancarai.

“Jadi, masyarakat maupun anak muda bisa menilai segi platform politik (punya prinsip atau kebijakan) yang di usung serta melihat track record dari partainya,” jelas caleg daerah pemilihan (Dapil) 1 Surabaya meliputi, Simokerto, Krembangan, Gubeng, Bubutan, Tegalsari, dan Genteng itu.

Ning Ais mengaku, dalam sudut pandang yang ditonjolkannya untuk terjun berpolitik mengukur kemampuan dan atau kapasitas pendidikan yang dimiliki. Terlebih, lanjut dia, dengan menonjolkan program tersedia 2 (dua) armada mini bus gratis untuk masyarakat.

“Program saya menyediakan 2 mini bus gratis untuk rakyat saat ingin memakai berziarah ke para wali, dan berekreasi berombongan,” ucap perempuan muda umur 22 tahun tersebut.

Alumnus lulusan SMP dan SMA Al-Hikmah Surabaya menambahkan, dengan segala kesiapannya memfasilitasi masyarakat melakukan anjang sana (berkunjung) untuk menampung keluhan mereka.

Selanjutnya jika terpilih anggota legislatif, sambung Ning Ais, tetap melanjutkan program yang sudah dilaksanakan itu hingga nanti sampai mengemban jabatan 5 tahun kedepan sebagai wakil rakyat.

“Saya tetap memberikan fasilitas mulai sejak sebelum jadi anggota legislatif ini. Intinya demi kemaslahatan umat warga Surabaya,” tutur juru bicara (jubir) muda Ketua Umum (Ketum) DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin).

Mahasiswi lulusan S1 Manajemen Pemasaran di University of Essex, di Inggris dan lulusan S2 Komunikasi Politik di Cardiff University, Wales menuturkan, berbagai penilaian kalangan luas saat dirinya maju caleg usia muda juga sempat menuai pro dan kontra. Banyak yang menganggap sepele (remeh). Tetapi, hal itu tidak membuat patah semangat.

“Ini bagian diri saya tidak patah semangat dengan dianggap sepele, tapi justru saya termotivasi,” ungkapnya.

Article topics

2 comments

Tinggalkan Balasan