Skip to content

Mayat Tergantung Dikandang Sapi Gegerkan Warga, Polisi Langsung Identifikasi

Jasad Narmin (55) ditemukan tak bernyawa di kandang sapi.

NUSANTARAMAILS.COM – Warga dikejutkan dengan penemuan sosok mayat pria paruh baya tewas tergantung dalam kandang sapi, Sabtu (27/4/2024 sekira pukul 16.00 WIB.

Jasad pria yang diketahui bernama Narmin (55) warga Gampong Ujong Tanoh Darat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat ini bikin geger warga sekitar.

Kepolisian dari Polsek Meurabo Polres Aceh Barat yang mendapat informasi langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang terkejut melihat tubuh suaminya suami tergantung dan tidak bernyawa lagi.

Jasad korban tergantung menggunakan seutas tali nilon yang biasa dipergunakan korban mengembala ternak miliknya.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Meureubo AKP Agus Purwanto pada Kasie Humas AKP Mawardi membenarkan peristiwa telah terjadi dugaan bunuh diri yang terjadi di Gampong Ujong Tanoh Darat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat.

Agus Purwanto mengatakan, bahwa berdasarkan olah TKP dan keterangan yang dihimpun dari Istri Korban Fitri bahwa suaminya Narmin hendak melaksanakan aktifitas seperti biasa dengan tali dan egrek untuk mencari ternak lembu piaraannya dikebun, dan pada saat itu istri korban tidak merasa curiga karena aktifitas seperti itu sudah biasa dilakukan sehari-hari.

Baca Juga : 

Menjanjikan Cuan, Konten Creator Bermunculan Hiasi Medsos

Masih menurut pengakuan dari istri korban bahwa dirinya mencari suami diseputaran kebun karena ada saudaranya yang menelepon dan hendak berbicara dengan korban, kemudian istri melihat suaminya sudah dalam keadaan tergantung didalam kandang sapi dengan tali mengikat dileher korban, sementara egrek berada dibawah kaki korban.

Melihat kejadian ini, istri korban kemudian melapor kepada Suwandi dan selanjutnya dilaporkan kepada Kadus dan masyarakat lainnya.

Dan kemudian perangkat desa dan masyarakat yang melihat kejadian ini menghubungi pihak kepolisian Polsek Meureubo, dan petugas kepolisian beserta personil 04/Meureubo langsung menghubungi unit identifikasi Polres Aceh Barat.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari istri korban dan saksi-saksi serta pemilik kebun bahwa yang bersangkutan (Korban) gantung diri tersebut sebelumnya memiliki permasalahan telah menghamili anak angkat yang berinisial bunga yang sampai saat ini tidak tahu keberadaannya.

“Yang sebelumnya bunga (anak angkat korban) membawa kabur sepeda motor korban,” demikian keterangan yang diperoleh dari Kapolsek Meureubo AKP Agus Purwanto.(yti/mwd)

One comment

Tinggalkan Balasan