NUSANTARAMAILS.COM – Bagi sebagian orang, memancing bukan sekadar hobi, tetapi juga menjadi cara efektif untuk menghilangkan stres dan penat setelah menjalani rutinitas harian yang padat.
Aktivitas yang identik dengan kesabaran dan ketenangan ini semakin diminati, terutama di kalangan pekerja kantoran yang mendambakan waktu berkualitas di akhir pekan.
Di berbagai daerah, lokasi pemancingan mulai dipadati pengunjung setiap akhir pekan. Mulai dari kolam pemancingan buatan hingga spot alami seperti sungai dan danau, semua menjadi pelarian favorit untuk mencari ketenangan sambil menantikan umpan disambar ikan.
“Kalau sudah mancing, rasanya beban kerja langsung hilang. Pikiran lebih tenang, hati juga lebih adem,” ujar Hendra (34), karyawan swasta yang rutin memancing di Danau Situ Gintung setiap Sabtu pagi.
Menurutnya, suasana alam yang tenang dan suara gemericik air mampu meredakan stres lebih ampuh daripada nongkrong di kafe atau bermain gawai.
Baca Juga :
Audiensi ke Bawaslu, GP Ansor Dorong Bawaslu Bersikap Netral dan Bebas Intervensi
Psikolog klinis, dr. Ayu Kartika, M.Psi, menjelaskan bahwa kegiatan seperti memancing memang terbukti secara ilmiah bisa menurunkan tingkat kortisol—hormon stres dalam tubuh.
“Memancing memberikan efek meditatif karena aktivitas ini menuntut konsentrasi ringan, kesabaran, dan berinteraksi dengan alam. Ini sangat baik untuk kesehatan mental,” jelasnya.
Tren ini juga turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis alam. Beberapa pengelola tempat wisata bahkan menawarkan paket memancing lengkap dengan penyewaan alat, makan siang, hingga spot foto menarik.
Dengan berbagai manfaat fisik dan mental yang ditawarkan, memancing kini bukan lagi hanya milik kalangan orang tua atau penghobi serius, melainkan sudah menjadi gaya hidup baru untuk rehat dari kesibukan kota.
Bahkan, mancing juga mulai digemari kalangan anak-anak maupun remaja. Mancing juga dapat diyakini mampu mengurangi aktivitas remaja yang cenderung negatif.(**/yti)

Leave a comment