Skip to content

Mafia BBM Subsidi Masih Bergentayangan, Warga Kesal Aparat Slow Respon

BELAWAN || NUSANTARAMAILS.COM – Praktek curang dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi khususnya jenis bio solar di Belawan, Sumatera Utara (Sumut) masih merajalela bebas menjalankan aksinya.

Praktek ilegal ini diduga kuat dimainkan para mafia dengan membangun jaringan di petugas SPBU. Bahkan, disinyalir ada main mata dengan oknum aparat tertentu.

Dibeberapa SPBU di Belawan hingga Medan Deli ditemukan praktek ilegal mafia bio solar dengan bermacam modus. Dari investagasi beberapa jurnalis dilapangan ditemukan adanya fakta mafia BBM.

Salah satu modus operandi para mafia BBM subsidi dengan memodifikasi tangki BBM pada kendaraan truk yang melebihi kapasitas. Kemudian, truk bolak-balik mengisi BBM di SPBU dengan sopir yang sama.

Dalam prakteknya, truk yang sudah dimodifikasi tangkinya ini keluar masuk antara tiga hingga empat kali pengisian di satu SPBU.

Kemudian, praktek ini juga dibantu petugas SPBU yang memprioritaskan pengisian pelansir BBM. Jaringan mafia BBM ini sudah tersusun rapi sehingga semua petugas SPBU sudah mengenali mereka.

Bio solar yang dihasilkan dari pelansiran ini dijual dengan harga yang lebih tinggi ke pengusaha industri dan kapal.

Fakta lain yang diakui oleh petugas SPBU menyebutkan bahwa sulit untuk mendapat bio solar bagi kendaraan umum lainnya yang bukan bagian dari jaringan mafia tersebut.

Sebab, bio solar sudah disedot oleh truk pelansir yang sudah dimodifikasi tangki BBMnya. Praktek ini sudah berlangsung lama.

Anehnya, aparat tidak merespon kekecewaan masyarakat atas praktek ilegal mafia BBM di SPBU. Slow respon aparat ini menjadi tanda tanya dan menimbulkan asumsi negatif ada keterlibatan aparat di jaringan mafia BBM.

“Sulit bang untuk dapat solar di SPBU, truk tangki modifikasi sudah sedot berulang,” ujar salah satu petugas SPBU yang tidak disebutkan identitasnya demi keselamatan, Selasa (18/11/2025).

Ia juga menyebut bahasa para mafia BBM bahwa pemberitaan di media hanya “celoteh burung walet” karena tidak direspon aparat. Sebab, aparat hukum sudah di atur, ucapnya lagi.

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan