Skip to content

Limbah Tambak Udang Diduga Cemari Muara Sambat, Warga Ngadu di Medsos

Cuitan warga di Medsos terkait limbah tambak udang yang diduga merusak ekosistem Muara Sambat Kecamatan Maje.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Keluhan warga terkait dugaan pencemaran di Muara Sambat ramai beredar di media sosial.

Warga menyoroti kondisi air yang berubah warna serta menimbulkan bau tidak sedap.

Melalui berbagai unggahan, warga meminta pihak terkait segera turun ke lapangan.

Selain itu, mereka juga berharap pemerintah melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Menurut keterangan warga, perubahan kondisi perairan muncul dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan, sejumlah warga menduga limbah tambak udang mengalir ke kawasan muara.

Karena itu, masyarakat mulai menyampaikan keresahan melalui media sosial.

Mereka khawatir pencemaran tersebut mengganggu ekosistem dan aktivitas nelayan.

Di sisi lain, warga meminta instansi berwenang melakukan uji kualitas air.

Dengan demikian, penyebab perubahan kondisi perairan dapat diketahui secara pasti.

Selain mengeluhkan warna air, warga juga menyoroti dampak terhadap hasil tangkapan ikan.

Akibatnya, sebagian nelayan merasa cemas terhadap keberlangsungan mata pencaharian mereka.

Lebih lanjut, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret.

Mereka menginginkan penanganan cepat agar kondisi muara tidak semakin memburuk.

Sementara itu, sejumlah warganet turut memberikan tanggapan pada unggahan tersebut.

Banyak di antaranya meminta investigasi terbuka dan transparan.
Oleh sebab itu, masyarakat menunggu hasil pemeriksaan dari pihak terkait.

Mereka berharap seluruh proses berjalan objektif dan sesuai aturan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan lapangan.

Namun demikian, perhatian publik terhadap persoalan ini terus meningkat.

Warga pun berharap pemerintah, pengelola usaha, serta seluruh pihak terkait dapat mencari solusi terbaik.

Dengan begitu, kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat tetap terjaga.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan